Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Maju Lewat Koperasi. Situbondo Siapkan Rp100 Juta untuk Pengelola Terbaik

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Desa Maju Lewat Koperasi. Situbondo Siapkan Rp100 Juta untuk Pengelola Terbaik Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu saat memberikan arahan kepada kepala desa dan lurah

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menjanjikan bantuan keuangan khusus sebesar Rp100 juta bagi desa/kelurahan yang sukses mengawali dan membuktikan keberhasilan dalam mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Kalau Kopdes Merah Putih jalan dan menghasilkan, nanti pemerintah daerah yang akan memberikan suntikan dana, dan desa yang bisa menjalankan hingga Desember, saya beri stimulus Rp100 juta," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Dia mendorong masing-masing desa dan kelurahan yang tersebar di 17 kecamatan untuk mulai mengelola Kopdes Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing.

Bupati Rio menyampaikan banyak hal yang bisa dikelola oleh desa/kelurahan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mulai dari sektor pariwisata, perkebunan, pertanian, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) atau lainnya, sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing desa.



"Sebenarnya banyak hal yang bisa dikelola melalui Kopdes Merah Putih, salah satu contohnya aset milik desa setempat, misal Pantai Dubibir di Desa Ketah (Kecamatan Suboh) bisa dikelola," kata Mas Rio, sapaan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Menurut dia, seorang entrepreneur harus mampu menjadi penggerak koperasi dan tidak perlu menunggu modal dari Kopdes Merah Putih yang menjadi salah satu program strategis nasional.

"Saya bilang tadi, bahwa seorang entrepreneur, seorang penggerak koperasi jangan menunggu modal, mereka harus menciptakan modal sendiri. Jalankan dulu bisnisnya, sekecil apapun yang penting jalan," kata Bupati Rio.

Dia menyampaikan, desa/kelurahan harus mulai mengelola koperasi sebelum Kopdes Merah Putih beroperasi, sehingga akan lebih mudah dalam menjalankan Kopdes Merah Putih.

"Untuk mendirikan sebuah koperasi, samakan persepsi dulu, mau bisnis apa. Apa potensi desa, terutama yang bisa dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Atau ada pantai bisa kelola pantainya, termasuk UMKM bisa dikelola," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.