Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jember: Belasan Rumah di Sidodadi Rusak Akibat Angin Kencang

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 14:35 WIB | Oleh:
BPBD Jember: Belasan Rumah di Sidodadi Rusak Akibat Angin Kencang Doc: Istimewa

JEMBER - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, pada Minggu sore (5/10). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.25 WIB.

Akibatnya sedikitnya 12 rumah warga, satu gudang, dan satu garasi mengalami kerusakan. Sejumlah lahan pertanian di sekitar lokasi juga ikut terdampak akibat terpaan angin kencang.

Beberapa pohon juga dilaporkan tumbang akibat kejadian tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Indra Tri Purnomo, membenarkan adanya laporan di Jember bagian barat yang terdampak hujan deras dan angin kencang.

“Ada beberapa rumah, kurang lebih 6-12 unit yang atapnya rusak karena angin. Saat ini tim kami bersama Destana sudah turun melakukan asesmen di lapangan,” ujar dia, Senin (6/10).

Meski sempat beredar kabar mengenai hujan es, Indra menegaskan bahwa BPBD belum menerima laporan terkait fenomena tersebut. “Yang masuk ke kami hanya hujan deras dan angin kencang,” ujar dia.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jember, tercatat 12 kepala keluarga atau 37 jiwa terdampak langsung akibat kejadian ini. Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat. Hal itu karena khawatir terhadap potensi angin susulan. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa.

Dilansir PPID Pemkab Jember, Pemerintah Desa Sidodadi bersama perangkat dusun dan relawan segera melakukan pendataan dan pembersihan puing pada Senin pagi. Warga juga bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak ringan sambil menunggu bantuan dari pemerintah kabupaten.

Indra juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Sebab yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Cuaca sekarang sangat tidak menentu, bisa berubah mendadak dari cerah menjadi hujan deras dan angin kencang. Kami imbau masyarakat tetap waspada dan tangguh menghadapi bencana,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.