Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub: DKI Komitmen Bangun Sistem Layanan Kesehatan Adaptif, Cerdas dan Inklusif

📅 Senin, 06 Okt 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Wagub: DKI Komitmen Bangun Sistem Layanan Kesehatan Adaptif, Cerdas dan Inklusif Doc: Andri Widiyanto
Ket. Wagub DKI Jakarta, Rano Karno

JAKARTA - Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin adaptif, cerdas, dan inklusif.

Disebutkan Wagub Rano, salah satu langkah nyata yang telah dilakukan Pemprov DKI adalah menghadirkan smart posyandu, yakni inovasi berbasis teknologi yang mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi data, serta memperkuat perangkat dalam edukasi dan pendampingan masyarakat.

"Posyandu di Jakarta saat ini sudah memiliki infrastruktur yang dipersiapkan meningkatkan derajat kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak," ucap Wagub Rano, saat menjadi keynote speaker dan membuka kegiatan Expert Meeting Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Ramah Kesehatan Jiwa di Indonesia, Senin (6/10).

Kegiatan yang diselenggarakan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa) ini diadakan di Restoran Beautika Panglima Polim, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi, praktisi, birokrasi yang diwakili Dinas Kesehatan DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta dan DPR RI.

Wagub Rano menambahkan bahwa kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga kesehatan jiwa. Karena itu, ucap Rano, ibu yang sehat tidak akan berarti tanpa jiwa yang kuat dan bahagia.

"Jakarta terus berupaya memperluas pelayanan kesehatan mental," ucap Wagub Rano.

Mengenai layanan kesehatan jiwa, Wagub Rano mengungkapkan, DKI telah menyediakan psikolog di puskesmas, konsultasi daring, hingga penguatan peran posyandu, dan kader kesehatan di tingkat masyarakat.

Ke depan, Wagub Rano mengaku perhatian juga mengenai kesehatan jiwa ibu, terutama selama masa kehamilan dan setelah melahirkan. Dikatakannya, seorang ibu yang bahagia akan melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

"Karena itu, posyandu perlu menjadi ruang aman bagi ibu dan keluarga muda untuk mendapatkan pendampingan, edukasi, dan dukungan emosional," ungkap dia.

Menurut Wagub Rano, sejak tahun lalu, pelayanan kesehatan jiwa di DKI Jakarta telah mulai diintegrasikan di posyandu bagi berbagai kelompok usia. Mulai dari usia anak, remaja, hingga Lansia.

Selama ini para kader, menurut Wagub Rano, tidak hanya melayani gizi dan imunisasi, tetapi juga memberikan edukasi, serta dukungan awal bagi warga yang membutuhkan bantuan psikologis.

Inovasi ini ditegaskannya, menunjukkan keseriusan Jakarta bukan hanya berupaya menurunkan angka stunting, tetapi juga membangun generasi yang sehat secara fisik, mental dan sosial.

"Sebab kesehatan jiwa adalah fondasi dari kehidupan, produktifitas dan kebahagiaan. Mari kita jadikan posyandu sebagai ruang yang ramah anak, ramah ibu, dan ramah kesehatan jiwa," tegas dia.

Inisiator Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa, Mario Ekowati, menjelaskan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa terbentuk karena keprihatinan melihat kondisi kesehatan jiwa masyarakat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.