Evakuasi Ponpes Al Khoziny Selesai Hari Ini, Jumlah Korban Meninggal 54 Orang

Senin, 06 Okt 2025, 10:55 WIB

SIDOARJO - Jumlah korban meninggal akibat runtuhnya bangunan mushala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi 54 orang pada Senin (6/10). Tim penyelamat masih melakukan pencarian.

Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mencatat hingga Senin (6/10) dini hari, total 54 jenazah korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil dievakuasi, lima di antaranya berupa potongan tubuh.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo (tengah) memberikan keterangan terkait perkembangan operasi SAR santri korban bangunan pondok pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur yang roboh, Senin (6/10/2025). — Sumber: ANTARA

"Update terakhir pukul 03.34 WIB, kami menemukan satu jenazah lagi sehingga total menjadi 54, termasuk lima body parts jadi jumlah jenazah utuh yang telah dievakuasi sebanyak 49,” Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers yang diikuti dari Jakarta, Senin (6/10).

Dari posko darurat itu, ia mengungkapkan bahwa hari ini atau hari kedelapan pasca-kejadian, tim SAR gabungan masih memfokuskan pencarian di sisi selatan bangunan yang roboh karena diyakini masih ada korban yang terjepit di lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil pemetaan petugas diperkirakan setidaknya ada empat korban teridentifikasi posisinya, tiga di bagian depan dan satu di bagian belakang bangunan sisi selatan itu.

“Harapan kami hari ini (Senin) bisa selesai, karena target itu masih dikejar,” katanya.

Basarnas terus berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan tim teknis, untuk memastikan pencarian berjalan aman, mengingat sebagian struktur bangunan masih menempel dan berisiko runtuh kembali.

Operasi pencarian melibatkan ratusan personel gabungan dan dilaksanakan 24 jam penuh dengan pola bergantian agar tetap efektif.

Yudhi menegaskan Basarnas akan berupaya maksimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi.

Tim penyelamat masih bekerja sepanjang waktu untuk mencari korban lainnya di bawah di reruntuhan.

Ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziy merupakan bencana paling mematikan  sepanjang tahun ini, kata Budi Irawan, wakil kepala badan nasional bencana (BNPB).

Para penyelidik telah memeriksa penyebab ambruknya bangunan tersebut, namun indikasi awal menunjukkan bahwa konstruksi di bawah standar mungkin menjadi penyebab insiden tersebut, menurut para ahli.

  • Ponpes Al Khoziny

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.