Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Kota Tangsel Investigasi Dugaan Pencemaran Air Sungai

📅 Senin, 06 Okt 2025, 22:05 WIB | Oleh:
DLH Kota Tangsel Investigasi Dugaan Pencemaran Air Sungai Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Ilustrasi - Air di kali Jalan Artowijaya, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga tercemar limbah industri.

Tangerang Selatan -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten melakukan investigasi terhadap sumber pencemaran aliran kali di Jalan Artowijaya, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong.

"Lagi kita telusuri bersama kewilayahan. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda perubahan warna air," kata Kepala Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (PPKL) DLH Kota Tangsel, Carsono di Tangerang, Senin.

Ia mengatakan, saat ini tim pengendalian pencemaran dan pengawasan lingkungan Kota Tangsel tengah berkoordinasi dengan kewilayahan untuk melakukan penelusuran atas sumber dugaan pencemaran aliran kali tersebut.

"Sampai hari ini kewilayahan pun nggak mendeteksi (sumber pencemaran) itu. Kita sudah gabung juga dengan teman-teman kewilayahan," katanya.

Ia bilang, berdasarkan hasil penelusuran bantaran kali Rawa Buntu timnya belum menemukan sumber utama pencemaran lingkungan tersebut. Namun, pihaknya menduga bila pencemaran aliran kali ini diakibatkan oleh limbah pewarna yang berasal dari industri.

"Ada dua kemungkinan. Jadi dari pewarna makanan sama pewarna pakaian. Cuma kalau pewarna pakaian di Tangsel tidak ada industri tekstil. Nah itu makanya saya ragu kalau terkait dengan pewarna pakaian," ungkapnya.

Ia menegaskan, dalam hal ini pemerintah daerah akan melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggar, karena dampak dugaan pencemaran yang diduga disebabkan oleh limbah telah berdampak besar terhadap lingkungan masyarakat.

"Jadi harus dipastikan dulu siapa pelakunya dan sumbernya apa itu dipastikan dulu. Nanti kita panggil, kita mediasi yang pada prinsipnya apapun jenis usaha mereka tidak boleh mencemari lingkungan," kata dia.

Sebelumnya, air kali di Jalan Artowijaya, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel berubah warna menjadi merah pekat. Temuan kasus dugaan pencemaran lingkungan ini bukan pertama kali terjadi.

"Ini kan udah dua kali ini nih," kata Lurah Ciater, Rosidi.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan RT/RW di wilayah kerjanya. Janjinya bila sudah dapat diketahui informasi yang dapat dipertanggungjawabkan akan memberitahukan.

Sementara itu, Ali, warga sekitar menyebutkan perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu sore hingga petang kemarin. Sebelumnya juga pernah berwarna hitam pekat. "Tapi enggak bau," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.