Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Masyarakat Sulut untuk Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Kamis Nanti

📅 Senin, 06 Okt 2025, 16:01 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Masyarakat Sulut untuk Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Kamis Nanti Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi hujan lebat di Manado.

MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi hingga Kamis 9 Oktober 2025.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini tujuh harian hingga 12 Oktober 2025," kata Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Astrid Y Lasut di Manado, Senin (6/10).

Dia menjelaskan wilayah kabupaten dan kota yang berpotensi cuaca ekstrem pada hari ini yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selanjutnya pada Selasa (7/10), lanjutnya, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kota Bitung, Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada Rabu (8/10), kata dia, cuaca yang sama berpotensi terjadi di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Sementara pada Kamis (9/10) cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Sedangkan di hari Jumat-Minggu (10-12/10), menurut dia, cuaca di 15 kabupaten dan kota diperkirakan cerah hingga hujan ringan.

Astrid menyebutkan nilai anomali SST pada 0,5 – 2,8 derajat Celsius di perairan Sulut mempengaruhi penambahan massa uap air dalam proses pertumbuhan awan konvektif.

Sementara belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Sulut terjadi akibat pembentukan tekanan udara rendah di Samudera Pasifik Barat sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan.

Adanya gelombang atmosfer Kelvin dan kombinasi gelombang atmosfer lainnya diprediksi melewati Sulut meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah provinsi itu serta labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di sejumlah wilayah tersebut.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.