Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suku Badui Mulai Musim Tanam Padi Gogo dengan Tradisi Ngaseuk di Lebak

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 20:10 WIB | Oleh:
Suku Badui Mulai Musim Tanam Padi Gogo dengan Tradisi Ngaseuk di Lebak Doc: Antara Foto
Ket. Masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak serentak mulai ngaseuk atau menanam padi gogo di lahan darat dengan cara melubangi tanah menggunakan batang pohon dan diberikan dua butir gabah, Minggu (5/10/2025).

Masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten secara serentak mulai ngaseuk atau menanam padi gogo di lahan darat dengan cara melubangi tanah menggunakan batang pohon untuk selanjutnya diberikan dua butir gabah setiap lubang.

"Kami setiap ngaseuk padi secara serentak dengan gotong royong itu," kata Sekretaris Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu.

Penanaman ngaseuk padi gogo itu diawali di lahan milik Djaro Oom sebagai Kepala Desa Kanekes yang melibatkan 300 warga.

Masyarakat Badui saat ini setiap hari ngaseuk padi huma varietas lokal dengan gotong royong untuk cepat merampungkan penanaman.

Bila satu kampung itu terdapat penduduk 100 kepala keluarga untuk ngaseuk padi gogo di lima lokasi maka saling bantu dan gotong royong dengan masing-masing peserta 20 orang per titik.

"Kami sejak turun-temurun jika memasuki ngaseuk padi gogo dilakukan gotong royong dengan bergantian agar cepat selesai melakukan tanam," katanya.

Dia mengatakan masyarakat Badui setelah merampungkan ngaseuk padi huma, kembali menggarap lahan lainnya, seperti menanam pisang, palawija, dan sayuran dengan cara tumpang sari di satu kawasan lahan.

Penanaman padi huma itu dikembangkan sejak nenek moyang, sedangkan masyarakat Badui dilarang menanam padi di lahan persawahan menggunakan cangkul dan bajak kerbau.

Padi huma atau padi gogo itu bisa dipanen setelah enam bulan karena menggunakan benih lokal dan tahan terhadap kekeringan.

Masyarakat Badui melaksanakan penanam padi gogo berdasarkan kalender adat, sedangkan saat ini sebagai keberuntungan mereka karena cuaca sering berupa curah hujan tinggi.

"Kami berharap ngaseuk padi huma nanti panen tahun depan melimpah produksi pangan," katanya.

Sarja, seorang petani Badui, mengatakan ngaseuk padi huma dilaksanakan serentak dan bergotong royong pada Senin (6/10) dengan peserta 30 orang di lahan 1 hektare.

"Kami menargetkan bisa rampung ngaseuk padi gogo seharian," katanya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan hingga saat ini masyarakat Badui belum pernah mengalami kerawanan pangan, apalagi sampai kelaparan, sebab mereka memiliki cadangan pangan 8.000 leuit atau rumah pangan sehingga memenuhi ketersediaan pangan dan tidak terdampak El Nino.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.