Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkekraf: Seni Rupa Sumbang Ekonomi hingga Lapangan Kerja

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 22:13 WIB | Oleh:
Menkekraf: Seni Rupa Sumbang Ekonomi hingga Lapangan Kerja Doc: ANTARA/Sinta Ambarwati
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya saat menghadiri Art Jakarta 2025 di Jakarta, Jumat (3/10).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa seni rupa tak hanya mampu menyumbang ekonomi namun juga mampu membuka peluang kolaborasi.

"Art Jakarta menunjukkan bagaimana seni rupa menjadi motor penting bagi ekonomi kreatif Indonesia," kata Menekraf dalam sambutan Art Jakarta di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan seni rupa bukan hanya menyumbang nilai tambah ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas bangsa, memperluas jaringan internasional, serta membuka peluang kolaborasi.

Ia menambahkan bahwa industri kreatif mampu mendukung pilar ekonomi, serta memperkuat posisi seni rupa di Indonesia.

"Art Jakarta bukan hanya sebagai ruang apresiasi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat posisi Indonesia di peta seni rupa global yang memberikan manfaat bagi seniman, masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.

Sektor ekraf yang juga bersinggungan dengan sektor kebudayaan, kata dia, diharapkan dengan keterlibatan dua kementerian mampu mengembangkan sektor ini secara bersama-sama lewat kolaborasi keduanya.

"Banyak yang bilang ekraf dan kebudayaan ini seperti sejoli. Jadi kita sama-sama mendukung perkembangan seni di Indonesia dan ekonomi kreatif di Indonesia," katanya.

Teuku Riefky berharap agar gelaran Art Jakarta 2025 mampu menjadi ajang tahunan yang berkelanjutan yang tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga menjadi acara yang juga menjadi mengakses ke dunia internasional.

Art Jakarta 2025 adalah pameran seni yang menampilkan seni kontemporer dengan fokus utama di Asia Tenggara.

Pameran ini mempertemukan galeri, seniman, kolektor, dan pencinta seni terkemuka, menciptakan platform yang dinamis untuk pertukaran seni dan dialog budaya.

Tahun ini, pameran ini menampilkan beragam karya seni untuk menyoroti perkembangan kancah seni di kawasan ini, yang dipersembahkan oleh 75 peserta pameran dari 16 negara.

Art Jakarta 2025 bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi yang lebih mendalam terhadap seni kontemporer dan memperkuat komunitas seni lokal dan internasional, menjadikannya acara yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang menggemari seni. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.