Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Penyalaan Serentak

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 16:42 WIB | Oleh:
PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Penyalaan Serentak Doc: PLN UID Jaya
Ket. Manager PLN UP3 Lenteng Agung secara simbolis menyerahkan berita acara penyalaan kepada petugas lapangan dalam Apel Penyalaan Serentak pasang baru dan tambah daya bagi 1.700 pelanggan, Jakarta (30/9).

JAKARTA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar apel penyalaan serentak pasang baru dan tambah daya bagi 1.700 pelanggan pada bulan September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang berada di bawah naungan PLN UID Jakarta Raya.

Hingga Agustus 2025, PLN UID Jakarta Raya telah mencatat penambahan sekitar 112.792 pelanggan baru, baik untuk kebutuhan rumah tangga, bisnis, maupun industri. Angka tersebut menunjukkan bahwa permintaan listrik di Jakarta terus meningkat, seiring dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

Berdasarkan siaran pers Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta tanggal 5 Agustus 2025, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II tahun 2025 tumbuh 5,18% (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Salah satu faktor pendorongnya adalah meningkatnya konsumsi listrik rumah tangga dan aktivitas usaha yang semakin menggeliat di Ibu Kota.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi indikator nyata bergeraknya roda ekonomi Jakarta.

“Pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,18% sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di berbagai sektor. Dengan penambahan 112 ribu lebih pelanggan baru hingga Agustus, PLN melihat geliat ekonomi yang terus tumbuh di Ibu Kota. Penyalaan serentak ini bukan hanya simbol pelayanan, tetapi juga wujud dukungan PLN terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Andy Adcha.

Lebih lanjut, Andy menambahkan bahwa PLN UID Jakarta Raya akan terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas akses kelistrikan agar masyarakat dan dunia usaha semakin produktif.

“Listrik adalah tulang punggung ekonomi modern. Dengan pasokan listrik yang andal, kami ingin memastikan Jakarta terus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Andy Adcha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.