Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar ITS Sebut Kegagalan Struktur Penyebab Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 19:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar ITS Sebut Kegagalan Struktur Penyebab Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Doc: Istimewa
Ket. Mudji menilai proses evakuasi korban membutuhkan kehati-hatian ekstra agar bangunan yang telah ambruk tidak turut menarik struktur bangunan samping sehingga berpotensi roboh.

SURABAYA -Ahli konstruksi dari Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Mudji Irmawan menyatakan kegagalan struktur menjadi penyebab utama kejadian runtuhnya bangunan tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo.Dilansir oleh Antara, menurutnya, bangunan yang ambruk pada Senin (29/9) lalu tersebut mengalami kegagalan struktur di seluruh elemennya yakni balok, kolom, serta plat."Jika melihat kerusakan yang ditimbulkan, itu adalah akibat kegagalan struktur" kata Mudji saat konferensi pers di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/10).Mudji menegaskan selain memberikan asesmen terkait hal teknis konstruksi, pihaknya juga memprioritaskan pengamanan gedung di sekitar gedung yang ambruk.Ia menjelaskan ada sebagian struktur yang menempel dengan struktur bangunan samping yakni bangunan lima lantai berwarna hijau di sisi selatan komplek ponpes.Mudji menilai proses evakuasi korban membutuhkan kehati-hatian ekstra agar bangunan yang telah ambruk tidak turut menarik struktur bangunan samping sehingga berpotensi roboh."Nantinya struktur terkait akan dipotong secara bertahap dengan beban maksimal satu ton, dan potongan tersebut tidak boleh diangkat sebelum kedua struktur terbebas dari satu sama lain," kata Mudji.Mudji menambahkan, jika nantinya fase penyelamatan (rescue) telah berubah menjadi fase pemulihan (recovery) maka pihaknya siap memberikan asesmen lanjutan terkait teknis pengangkatan puing menggunakan alat berat secara aman dan terukur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.