Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PMI DIY Gelar Jumbara dan Temu Karya 2025, Perkuat Semangat Relawan

📅 Senin, 29 Sep 2025, 19:00 WIB | Oleh:
PMI DIY Gelar Jumbara dan Temu Karya 2025, Perkuat Semangat Relawan Doc: Dok. instagram @pmi-diy

Palang Merah Indonesia (PMI) terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, kesehatan, dan sosial. Organisasi ini juga senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan serta layanan terbaik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada pembukaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan Temu Karya PMI DIY Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Turi, Sleman, Sabtu (27/9). Dalam kesempatan itu, Sri Paduka bertindak sebagai inspektur upacara.

"Jiwa kerelawanan yang menjadi prinsip dasar PMI harus terus ditanamkan, dipelihara serta diwariskan dari generasi ke generasi. Dan kita semua hadir di sini dengan penuh semangat persaudaraan dan pengabdian," ungkap Sri Paduka.

Ia menekankan, Jumbara dan Temu Karya kali ini merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi sekaligus pembinaan terhadap berbagai program yang telah dijalankan. Forum ini diharapkan menjadi ruang untuk merancang peran dan program PMI ke depan agar semakin efektif dalam meningkatkan kapasitas organisasi dan pelayanan kemanusiaan.

"Saya berharap kegiatan ini juga dapat melahirkan gagasan, inovasi, dan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring relawan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjawab tantangan kemanusiaan di era yang terus berubah. Semoga PMI semakin kokoh sebagai organisasi kemanusiaan yang dipercaya masyarakat, sekaligus menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat kepedulian sosial di DIY," papar Sri Paduka yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI DIY.

Dihadiri 560 Peserta

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, menjelaskan Jumbara dan Temu Karya PMI DIY 2025 berlangsung pada 27–29 September dengan tema "Profesional, Responsif, dan Berkelanjutan". Total peserta mencapai 560 orang, terdiri atas 300 peserta inti yang merupakan relawan Palang Merah Remaja (PMR), serta 150 peninjau dari PMI DIY, PMI Pusat, dan sejumlah PMI provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Bali.

"Melalui kegiatan ini, hasil yang diinginkan ialah adanya peningkatan kapasitas dan peran PMR sebagai relawan. Acara ini juga terlaksana dari pikiran, niat, serta hati yang mulia," imbuhnya.

Sleman Jadi Tuan Rumah

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan kebanggaan daerahnya dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan peserta, menurutnya, menjadi simbol kuat semangat kemanusiaan dan kebersamaan para relawan PMI.

"Kegiatan ini menjadi wahana dalam meningkatkan kapasitas dan peran relawan PMR untuk mendukung pengembangan organisasi dan pelayanan PMI. Semoga melalui kegiatan ini, PMI sebagai organisasi kemanusiaan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pelayanan kesehatan, bencana maupun kegiatan sosial lainnya," ujarnya.

Harda menambahkan, Jumbara dan Temu Karya juga menjadi momentum mempererat solidaritas sekaligus mewadahi proses pembelajaran serta pembinaan karakter generasi muda, khususnya anggota PMR.

"Melalui kegiatan ini, peserta bisa menimba ilmu, menambah wawasan, dan meningkatkan semangat kepalangmerahan. Semoga melalui acara ini lahir kader-kader PMI yang disiplin, terampil, dan siap mengabdi dengan hati yang tulus," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

41 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Megapolitan
Jakarta Lampaui Yogyakarta ...

Menghitung Peluang Janice Jumpa Aryna Sabalenka di WTA Wuhan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Nasional
MDCP 2026 Perkuat Kemitraan...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.