Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Lanjutkan Sanksi Nuklir Terhadap Iran

📅 Senin, 29 Sep 2025, 02:30 WIB | Oleh:
PBB Lanjutkan Sanksi Nuklir Terhadap Iran Doc: Istimewa
Ket. Dewan Keamanan PBB saat sedang menggelar pertemuan di markas PBB di New York, AS, pada 19 September lalu. Pada Minggu (28/9), Dewan Keamanan PBB kembali melanjutkan pemberlakukan sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya.

NEW YORK - Sanksi PBB terhadap Iran atas program nuklirnya kembali berlaku. Sanksi tersebut sebelumnya dicabut berdasarkan kesepakatan tahun 2015 yang ditandatangani Iran dengan beberapa negara adidaya dunia sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya.

“Namun, Inggris, Prancis, dan Jerman mengatakan Iran telah melanjutkan pengembangan nuklir yang melanggar perjanjian dan memulai prosedur untuk memulihkan sanksi pada tanggal 28 Agustus,” lapor kantor berita NHK, Minggu (28/9).

Setelah proses tersebut dimulai, Dewan Keamanan PBB memiliki waktu 30 hari untuk mengadopsi resolusi guna mencegah pemberlakuan kembali sanksi. Resolusi yang diajukan oleh Russia dan Tiongkok ditolak pada Jumat (26/9). Artinya sanksi mulai berlaku pada Minggu pagi .

Tindakan yang diberlakukan oleh Dewan Keamanan meliputi larangan pengayaan dan pemrosesan ulang uranium, serta embargo senjata.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyambut baik langkah tersebut dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (27/9). Pemerintah AS memuji Inggris, Prancis, dan Jerman atas apa yang disebutnya tindakan kepemimpinan global yang tegas.

Washington DC menyerukan Iran agar melanjutkan perundingan nuklir yang ditangguhkan dengan AS. Pernyataan itu mengatakan Presiden Donald Trump telah menegaskan bahwa diplomasi masih menjadi pilihan dan bahwa kesepakatan tetap merupakan hasil terbaik bagi rakyat Iran dan dunia. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Apakah Kerajaan Sriwijaya M...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.