Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran di Tamansari Jakarta Barat

📅 Senin, 29 Sep 2025, 17:18 WIB | Oleh:
Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran di Tamansari Jakarta Barat Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Sebuah toko alat tulis yang diduga menjadi sumber kebakaran di Gang Langgar I, Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi, Senin (29/9).

JAKARTA - Kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di kawasan padat penduduk di Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu (28/9) diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik.

"Kasus ini ditangani Polsek Tamansari. Kebakaran diduga berasal dari korsleting, arus pendek listrik," kata Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan api pertama kali muncul sekitar pukul 10.04 WIB. Awalnya, warga mendengar teriakan kebakaran dari arah rumah milik seorang warga berinisial D.

"Saksi sedang bekerja di Rumah Makan Sinar Baru saat mendengar suara teriakan kebakaran. Ternyata, saksi baru mengetahui sumber api berada di samping tempatnya bekerja," ujar Reonald.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan ketua RT setempat juga sempat mencoba memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun upaya tersebut gagal, sehingga api membesar dan menjalar ke rumah-rumah lainnya.

"Api semakin membesar, lalu meluas ke beberapa rumah yang berada di sekitar TKP (tempat kejadian perkara)," terang Reonald.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut. Api dapat dipadamkan setelah petugas pemadam berjibaku selama beberapa jam.

"Kerugian yang dialami kurang lebih 180 rumah terbakar, 270 rumah terdampak," ungkap Reonald. 

Tempat Pengungsian

Diberitakan sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat enam orang yang mengalami luka ringan akibat kebakaran di Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu.

"Ada enam korban luka ringan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.

Menurut dia, seluruh korban luka tersebut telah mendapatkan perawatan dari dinas terkait dan kondisi mereka dipastikan terus membaik.

Selain korban luka, sambung dia, kebakaran yang terjadi pada Minggu (28/9) sekitar pukul 10.00 WIB itu juga mengakibatkan ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Saat ini, petugas terus berupaya menangani dan membantu warga tersebut dengan menyediakan tempat pengungsian sementara serta menyediakan kebutuhan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.