Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Terjang Malang, Puluhan Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 21:54 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Terjang Malang, Puluhan Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang
Ket. Warga di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengecek kondisi plafon rumah yang roboh imbas cuaca ekstrim berupa hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut, Minggu (28/9).

MALANG - Puluhan rumah di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi, Kabupaten Malang, rusak akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut sebagian rumah roboh tertimpa pohon tumbang, meski tidak ada korban jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan rata-rata penyebab kerusakan karena angin kencang saat hujan melanda wilayah itu

"Di Dusun Mangir, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen sebanyak 21 rumah rumah, di Dusun Krajan, Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi empat rumah rusak. Datanya baru sementara masih bisa berkembang," kata Sadono.

Selain terkena terpaan angin kencang, kerusakan rumah juga dipicu adanya pohon tumbang.

"Yang terkena pohon tumbang dua rumah," ujar dia.

Sadono menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, untuk kejadian hujan disertai angin kencang di Dusun Krajan, Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi terjadi pukul 14.56 WIB.

Kejadian hujan disertai angin kencang yang melanda Desa Urek-Urek menyebabkan pohon tumbang yang menutup jalan desa tersebut.

Sedangkan di wilayah Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen kejadian serupa terjadi sekitar pukul 15.15 WIB.

Meskipun demikian, kejadian yang disebabkan cuaca ekstrem, baik di Kecamatan Gondalegi maupun Kecamatan Kepanjen tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Hingga saat ini petugas dari BPBD Kabupaten Malang masih terus melaksanakan asesmen dan identifikasi lapangan, baik dampak bencana maupun kebutuhan pasokan bantuan bagi masyarakat setempat.

"Kami dibantu petugas TNI, Polri, Palang Merah Indonesia, hingga masyarakat," ujarnya.

Adapun pasokan yang dibutuhkan oleh warga di Dusun Krajan, di antaranya terpal, kasur lipat, peralatan dapur, alat masak, kompor, pakaian, dan paket makanan.

Sedangkan di Dusun Mangir antara lain terpal dan sembako.

Ditanya pendistribusian bantuan, dia mengatakan hal itu kemungkinan dilaksanakan Senin (29/9).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.