Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nekat! Di Depan Gubernur dan Wagub DKI, Pencopet Beraksi Gasak Ponsel Pegawai Parekraf

📅 Sabtu, 27 Sep 2025, 14:37 WIB | Oleh:
Nekat! Di Depan Gubernur dan Wagub DKI, Pencopet Beraksi Gasak Ponsel Pegawai Parekraf Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Pencopet (ujung kiri) beraksi menggasak ponsel milik seorang pegawai Sudin Parekraf Jakarta Barat, saat puncak Abang None Jakarta, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (29/9) malam, tepat di depan Gubernur (ujung kanan) dan Wakil Gubernur (tengah) DKI

JAKARTA - Dua pria nekat mencopet ponsel milik seorang pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat saat puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (29/9) malam.

Dari video yang dibagikan Kepala Seksi Industri Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekref) Jakarta Barat, Sanyoto di Jakarta pada Sabtu, kedua pelaku melancarkan aksinya saat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tiba di lokasi acara tersebut.

Tepat di sisi kanan Pramono Anung, seorang copet yang mengenakan "sweater" hitam bertuliskan angka "77", beraksi mengambil telepon seluler (ponsel) milik korban bernama Farhan Fauzan.

Dalam rekaman itu, Farhan tengah sibuk memagang kamera untuk meliput kedatangan orang nomor 1 dan 2 di Jakarta itu.

Setelah ponsel diambil oleh pria "sweter" hitam, pelaku itu langsung mendekat dan memberikannya curian kepada rekannya.

Pria itu mengenakan kemeja biru yang dibalut jaket hitam. Saat kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, si pria berkemeja rapi itu pura-pura merekam layaknya seorang wartawan.

Kejadian itu pun dibenarkan oleh Kepala Seksi Industri Suku Dinas (Sudin) Parekref Jakarta Barat, Sanyoto. Bahkan dia sudah memviralkan kejadian ini dan aksi kedua pencopet itu terekam jelas.

"Iya benar (pencopetan dialami pegawai Parekraf Jakbar). Beritanya juga sudah diviralkan," kata Sanyoto.

Korban saat itu tengah ditugaskan untuk meliput. "Dia sedang ditugaskan meliput juga. Semalam kejadiannya di Graha Budaya Bakti TIM Jakarta Pusat," kata dia.

Sanyoto juga mengatakan bahwa korban akan membuat laporan kepada pihak Kepolisian.

Kapolsek Menteng, Kompol Reza Rahandi mengaku bakal mengecek perkara tersebut. "Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik," kata Reza saat di konfirmasi di Jakarta Sabtu.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.