Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Sakit Acmad Mochtar Bukittinggi Klarifikasi: Tidak Ada Bukti Pasien Meninggal Karena Bunuh Diri

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Sakit Acmad Mochtar Bukittinggi Klarifikasi: Tidak Ada Bukti Pasien Meninggal Karena Bunuh Diri Doc: Antara Foto
Ket. Gedung Ambun Suri Cindua Mato Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi. Dirut RSAM memberikan klarifikasi terkait dugaan adanya pasien yang meninggal karena bunuh diri.

Rumah Sakit Acmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat tidak menemukan bukti pasien meninggal dunia akibat bunuh diri.

"Kami tidak menemukan bukti kuat pasien laki-laki inisial A (64) melompat dari lantai dua setinggi tiga meter. Namun dipastikan tidak mengalami cedera apapun" kata Direktur RSAM Bukittinggi, Busril, Kamis.

Menurutnya, pasien sempat kembali dirawat dan dipasangi infus, namun dinyatakan meninggal setelah mengalami sesak nafas.

"Pasien juga tidak alami cedera atau memar apalagi patah. Kondisinya memang kanker paru stadium tiga," kata Busril.

Ketika ditanyakan apakah ada kemungkinan kelalaian dari petugas RSAM, Busril menegaskan akan melakukan evaluasi setelah mengumpulkan bukti kamera pengintai atau CCTV.

"Mungkin memang CCTV masih belum maksimal di area tersudut di Gedung Ambun Suri. Akan kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi," kata Busril.

Busril juga memastikan pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian pasien.

"Bahkan pihak keluarga meminta maaf kepada kami. Pasien telah dibawa untuk diselenggarakan pemakamannya di daerah Batusangkar," katanya.

Sebelumnya, beredar informasi pasien RSAM meninggal dunia usai diduga melakukan aksi nekat dengan melompat dari lantai 2 Gedung Ambun Suri rumah sakit setempat pada Rabu (24/9).

Saat ditelusuri tidak ada satupun saksi mata yang melihat kejadian. Pihak keluarga juga tidak berhasil ditemui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.