Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Punya Potensi Besar, Menperin Optimistis Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Industri Halal Dunia

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 19:36 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dengan suksesnya penyelenggaraan IHYA 2025 ini, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Juri, Tim Pengarah, dan Panitia Penyelenggara atas partisipasi aktif dan kerjasamanya dalam seluruh proses penyelenggaraan IHYA 2025, tutur Agus.

Di samping IHYA, untuk meningkatkan halal awareness dan akses pasar produk industri halal, sejak tahun 2024 Kemenperin bekerja sama dengan PT Dyandra Promosindo menyelenggarakan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo). Pada tahun ini, Halal Indo berhasil menarik minat kalangan internasional, baik sebagai peserta pameran maupun calon pembeli, dengan dihadiri lebih dari 10 negara, antara lain Malaysia, Thailand, Turki, Kirgistan, Tiongkok, Ghana, Filipina, Libya, Selandia Baru, Singapura, dan Amerika Serikat.

Selain itu, Halal Indo 2025 juga telah terhubung dengan jaringan expo halal internasional, termasuk Mega Halal Bangkok, MIHAS di Malaysia, New Zealand Halal Show, hingga Halal Expo di Istanbul. "Konektivitas ini semakin memperkuat peran Indonesia dalam jejaring industri halal global," ungkap Menperin.

Dalam rangkaian pembukaan Halal Indo 2025, Menperin menyaksikan dua penandatanganan kerja sama. Pertama, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Ekosistem Rantai NIlai Halal di Indonesia.

 Kedua, penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Kawasan Industri Halal untuk memperkuat ekosistem industri halal antara Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) dengan Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.