Wamenekraf: Strategi Berkelanjutan Penting Agar IP Lokal Tumbuh Melekat di Masyarakat
Rabu, 24 Sep 2025, 17:43 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menekankan pentingnya strategi keberlanjutan agar IP lokal bisa tumbuh berkelanjutan dan melekat di benak masyarakat.
Dalam audiensi bersama Yayasan Waroeng Imaji, Irene mengatakan IP lokal bisa dikembangkan dengan menyalurkan bakat anak-anak lewat seni dan pertunjukan, seperti yang dilakukan Yayasan Waroeng Imaji yang menghadirkan karya Intellectual Property (IP) lokal yang dapat menjadi medium edukasi, pembangunan karakter, serta pemberdayaan generasi muda melalui karakter Squad Midodo.
"Kuncinya ada pada strategi media dan aktivasi. Bagaimana Squad Midodo bisa dikenal dan melekat di hati anak-anak, mulai dari media sosial, konten YouTube, hingga kegiatan offline seperti dongeng interaktif di ruang publik atau pusat perbelanjaan,â kata Irene dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (24/9).
Dengan pondasi itu, ujarnya, operet tahun depan akan menjadi puncak dari proses membangun audiens sekaligus model bisnis yang berkelanjutan.
Yayasan Waroeng Imaji selama ini konsisten menghadirkan karya kreatif yang dekat dengan anak-anak dan keluarga Indonesia. Sejak 2017, mereka telah meluncurkan musikal Aku Anak Rusun yang melibatkan anak-anak penghuni rusun, memproduksi konten animasi Squad Midodo berkolaborasi dengan Binus University, menghadirkan Podcast Waroeng Imaji di Spotify, hingga menggandeng Kompas TV dalam operet daring pada masa pandemi.
Seluruh program tersebut berangkat dari semangat membangun karakter anak sekaligus memberdayakan komunitas rusun di Jakarta.
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, menyampaikan bahwa kementerian siap bersinergi untuk memperkuat promosi IP lokal hasil karya anak bangsa.
âKami melihat potensi besar dari karya seperti Squad Midodo. Kementerian Ekraf akan berupaya menghadirkan dukungan promosi melalui berbagai kanal, baik media internal kementerian, jejaring mitra, maupun kolaborasi dengan ekosistem kota, termasuk pusat perbelanjaan di Jakarta,â ujar Yuke.
Harapannya, kata dia, IP lokal ini bisa menjangkau lebih banyak anak dan keluarga Indonesia.
Dovieke Angsana, Co-Founder & Managing Director sekaligus Head of Production Yayasan Waroeng Imaji, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas dukungan pemerintah.
âKami berharap Kementerian Ekraf dapat mendukung promosi Squad Midodo kepada masyarakat luas, memanfaatkan IP lokal ini sebagai media penyampai pesan-pesan pemerintah yang dekat dengan anak dan keluarga, serta menjadi mitra utama dalam program promosi Operet Skuad Midodo dan Bobo,â ungkap Dovieke.
Dia menambahkan," Dengan dukungan tersebut, kami yakin karya anak bangsa ini bisa memberikan dampak lebih besar".
Melalui audiensi ini, Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan IP lokal sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Ant
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pemerintah Perketat Pengawasan WNA
-
Pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif subsektor kuliner
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang
-
Palestina Gelar Pemilu Lokal Pertama Sejak Perang Gaza
-
Menkum Dukung Perlindungan Karya Jurnalistik Nasional
-
LRT Jabodebek Perkuat Transportasi Urban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.