Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSEI dan Kazakhstan Kompak Bangun Jembatan Pasar Modal Lintas Negara

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSEI dan Kazakhstan Kompak Bangun Jembatan Pasar Modal Lintas Negara Doc: Antara.
Ket. Dirut PT KSEI Samsul Hidayat bersama Chairman KCSD Yedil Medeu meneken Memorandum of Understanding (MoU) di Almaty, Kazakstan, Rabu (24/09/2025).

JAKARTA – Kerja sama bilateral dalam pengembangan industri pasar modal penting karena membuka akses pada pertukaran pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik lintas negara.

Sinergi ini dapat memperkuat regulasi, meningkatkan standar tata kelola, serta memperluas basis investor melalui keterhubungan pasar.

Selain itu, kerja sama bilateral membantu meningkatkan likuiditas dan daya saing pasar modal domestik di kancah global. Dengan demikian, pasar modal tidak hanya menjadi sarana pembiayaan dalam negeri, tetapi juga terintegrasi dengan ekosistem keuangan internasional yang lebih luas.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bersama Kazakhstan Central Securities Depository (KCSD) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka memperkuat komitmen untuk mengembangkan industri pasar modal di kedua negara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Chairman of KCSD Yedil Medeu di Almaty, Kazakstan, yang bertepatan dengan gelaran The World Forum of Central Securities Depositories 2025 (WFC2025).

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat mengatakan MoU kedua pihak merupakan bentuk komitmen atas pentingnya kolaborasi internasional untuk inovasi dan pengembangan infrastruktur pasar modal, sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu (24/9).

“Melalui kerja sama ini, diharapkan terdapat inisiatif bersama antara KSEI dan KCSD untuk berbagi pengetahuan atau kerja sama pengembangan sistem yang dapat menjadi upaya untuk meningkatkan daya saing masing-masing,” ujar Samsul.

Sementara itu CEO KCSD Yedil Medeu mengatakan Indonesia merupakan salah satu jantung utama pasar modal di Asia Tenggara yang berkembang dengan dinamis, sementara Kazakhstan berperan sebagai pusat industri keuangan untuk Kawasan Asia Tengah.

“Melalui kerja sama dengan KSEI, kami menciptakan jembatan antara kedua wilayah yang akan membuka peluang investasi baru dan memperkuat integrasi ekosistem keuangan kami,” ujar Yedil.

Dalam MoU, KSEI dan KCSD menyepakati kerja sama untuk mengembangkan layanan jasa serta sistem operasional baru sebagai salah satu poin utama.

Selain itu, kedua belah pihak juga dapat melakukan pertukaran informasi yang mencakup statistik operasional dan perkembangan pasar, serta model operasi bisnis dan peluang bisnis terbarukan.

Kemudian, juga membuka peluang pertukaran karyawan dan informasi melalui program pelatihan bersama untuk memperkuat pemahaman dan pengetahuan di bidang pasar modal.

Kerja sama internasional KSEI dengan KCSD dan negara-negara lain merupakan langkah strategis KSEI untuk semakin memperkuat posisi sebagai lembaga kustodian sentral yang kredibel dan memiliki daya saing internasional.

Contoh nyata dari keberhasilan kerja sama internasional adalah kolaborasi KSEI dengan Korea Securities Depository (KSD) yang menghasilkan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) untuk industri reksa dana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.