Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IIBF 2025 Hadirkan 500 Ribu Buku dan 150 Acara Literasi

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 15:48 WIB | Oleh:
IIBF 2025 Hadirkan 500 Ribu Buku dan 150 Acara Literasi Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Arsip Foto - Pengunjung melihat buku yang dipajang pada Indonesia International Book Fair (IIBF) 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (25/9/2024).

Jakarta -- Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) kembali menggelar Indonesia International Book Fair (IIBF) ke-45 pada 24–28 September 2025 di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

Mengusung tema "Exploring Content, Enlightening Mind", pameran ini menghadirkan lebih dari 500 ribu buku dengan harga terjangkau, 125 peserta, 150 acara literasi, serta 160 narasumber dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 20 negara ambil bagian dalam pameran buku terbesar di Indonesia itu.

Ketua Umum Ikapi Arys Hilman Nugraha mengatakan IIBF hadir sebagai ruang pertemuan intelektual, budaya, dan bisnis kreatif.

“Kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari kapasitas literasi masyarakatnya. Sumber utama literasi yang tak tergantikan adalah buku,” katanya dalam siaran pers pada Kamis.

Menurut Arys, tantangan industri perbukuan seperti rendahnya minat baca, kesenjangan akses antarwilayah, hingga maraknya pembajakan harus dijawab dengan kolaborasi berbagai pihak.

“IIBF menjadi panggung strategis untuk memulai langkah perubahan tersebut,” ujarnya.

Ketua Panitia IIBF 2025, Wahyu Rinanto, menambahkan penyelenggaraan tahun ini lebih variatif dengan menghadirkan program baru seperti Indie Book Fest.

“Kami ingin memberikan ruang lebih luas bagi penerbit independen untuk memperkenalkan karya mereka,” katanya.

Salah satu agenda utama adalah Indonesia Rights Fair (IRF) pada 24–26 September 2025, yang mempertemukan 80 penerbit dan agen naskah dari berbagai negara. Tahun ini juga hadir program IRF Fellowship yang mendorong penerbit asing menjajaki karya Indonesia untuk diterjemahkan.

Selain itu, panitia memberikan Ikapi Awards 2025 untuk insan penerbitan, menghadirkan program Story Market untuk menghubungkan penerbit dengan industri film dan konten digital, serta menyajikan Lit Connect yang mempertemukan pelaku industri buku dengan kreator lintas bidang.

IIBF juga menghadirkan Indie Book Fest, Cosplay Carnival Vol. 4, serta beragam acara untuk anak, termasuk wisata literasi yang diikuti lebih dari 2.000 pelajar.

Sejumlah penulis, pegiat literasi, hingga musisi turut memeriahkan acara, antara lain Tasya Kamila, Ivan Lanin, Erros Djarot, Rianti Cartwright, hingga musisi Adhitia Sofyan dan Maria G. Klau.

Pameran ini juga didukung distributor buku impor seperti Water Lily Literary, Sinar Star Books, dan Kinokuniya Bookstore yang membawa ribuan judul baru dari penerbit internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.