Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pacific Coatings Show 2025, Pameran Inovasi Industri Cat dan Pelapis Segera Hadir

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 17:23 WIB | Oleh:
Pacific Coatings Show 2025, Pameran Inovasi Industri Cat dan Pelapis Segera Hadir Doc: Traya Events
Ket. Pacific Coatings Show & Conference (PCS) yang diselenggarakan pada 2023. Pameran tren & inovasi seputar industri cat dan pelapis ini akan hadir kembali di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, pada tanggal 29 - 31 Oktober 2025.

JAKARTA - Vincentz Network dan NürnbergMesse GmbH bekerja sama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) kembali menyelenggarakan pameran Pacific Coatings Show & Conference (PCS). Pameran pameran business to business (B2B) yang menampilkan tren & inovasi seputar industri cat dan pelapis akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29 - 31 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

PCS 2025 merupakan kelanjutan dari PCS 2023, yang telah terselenggara dengan sukses. Pameran ini disebut menjadi ajang terbesar dan paling bergengsi untuk industri cat dan pelapis di Asia Tenggara dan berkembang menjadi platform penting yang mempertemukan inovasi global dengan peluang pasar Asia Pasifik.

Kegiatan PCS 2025 akan menghadirkan lebih dari 80 jenama lokal maupun internasional dari berbagai negara, seperti Jerman, Belanda, dan Finlandia dari Eropa serta Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok, Singapura, dan Thailand, dari Asia.

Beberapa pemain besar yang telah berpartisipasi dalam PCS 2025 antara lain BYK, Niemann, Ceronas, VMA Getzmann, dan Colorindo Chemtra. Mereka akan menampilkan solusi terkini yang mencakup bahan baku inovatif, peralatan laboratorium mutakhir, teknologi produksi efisien, serta sistem aplikasi modern.

Etty Anggraeni, Direktur Traya Events mengatakan bahwa PCS akan menghadirkan lebih dari 2.600 pengambil keputusan akan hadir, mulai dari pemasok bahan baku, produsen teknologi laboratorium dan produksi, hingga distributor serta formulator baik dari Indonesia maupun dari negara-negara di Asia Pasific.

“Kehadiran mereka menegaskan pentingnya PCS 2025 sebagai panggung strategis untuk menjalin kemitraan, menemukan teknologi baru, dan membaca arah perkembangan industri,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (23/9).

Data dari Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) menyebutkan bahwa konsumsi cat dalam negeri saat ini mencapai 1,3 juta metrik ton atau 4,2 kilogram per kapita. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 0,2 juta metrik ton dari dua tahun lalu. Selain itu dari beberapa riset menyebut industri cat dan pelapis Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan laju CAGR sebesar 6,50% sepanjang periode 2025–2032.

Tidak hanya pameran, PCS 2025 juga menghadirkan sebanyak 15 seminar dan 6 short course dari 15 narasumber dari berbagai negara yang expert di bidangnya tentang perkembangan tren dan teknologi di industri cat dan pelapis di dunia. Seminar & short course PCS akan berlangsung selama 3 hari. Seminar ini dirancang untuk menjawab dinamika pasar Asia Tenggara yang berkembang pesat. Menariknya, seluruh pengunjung dapat mengikuti konferensi tanpa biaya tambahan, menjadikannya kesempatan ideal untuk memperkaya wawasan sekaligus memperluas jejaring profesional.

“Melalui PCS 2025, kami menghadirkan sebuah platform yang mendorong pertukaran pengetahuan antara penyedia teknologi internasional dan pasar Asia Tenggara yang terus bertumbuh. Konferensi ini menjadi bagian penting yang terbuka, praktis, dan berorientasi ke depan,” ujar Matthias Janz, Director Trade Shows Vincentz Network.

Sementara itu, Alexander Mattausch, Executive Director Exhibitions NürnbergMesse GmbH menegaskan bahwa PCS bukan sekadar pameran dagang, melainkan titik temu strategis bagi para pelaku industri yang ingin memperkuat posisi dan memperluas jaringan di Asia Tenggara.

“Kualitas peserta pameran yang terkurasi serta interaksi aktif dari pengunjung menjadikan PCS wadah yang relevan untuk pertumbuhan bisnis dan kolaborasi jangka panjang,” paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.