Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meraih mimpi di Sekolah Rakyat untuk Memperbaiki Ekonomi Keluarga

5 Selasa, 23 Sep 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Meraih mimpi di Sekolah Rakyat untuk Memperbaiki Ekonomi Keluarga Meraih mimpi di Sekolah Rakyat untuk Memperbaiki Ekonomi Keluarga Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berdialog dengan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Banjarbaru, salah satunya yakni Muhammad Dzaki Ansari pada Selasa (23/9/2025).

Jakarta - Suasana riuh mewarnai kunjungan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa, yang langsung membawa kepercayaan diri bagi para anak didik.

Bukan sekadar kunjungan formal, Gus Ipul juga berinteraksi bersama para siswa, salah satunya Muhammad Dzaki Ansari (13) yang rela merantau sejauh 65 km dari tempat tinggalnya, Kabupaten Tanah Laut, demi meraih mimpi di Sekolah Rakyat untuk memperbaiki perekonomian keluarganya.

Saat maju dan berdialog dengan Mensos, Dzaki mengaku memilih Sekolah Rakyat sebagai bagian jalan hidupnya atas dorongan sang ibu.

"Yang daftarin mama, masuk Sekolah Rakyat buat bantu perekonomian keluarga," katanya sembari menahan tangis.

Putra daerah tersebut merupakan lulusan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Tanah Laut. Takdirnya berlabuh di Sekolah Rakyat bermula dari ulah sang ayah yang menikah lagi.

Sang ayah meninggalkan Dzaki bersama ibu serta dua saudara kandungnya. Peran sang ibu pun kini menjadi tulang punggung keluarga.

"Mama kerja sampingan bantu-bantu orang," ucap Dzaki.

Kondisi inilah yang memperkuat tekadnya untuk terus sekolah hingga kuliah. Ia pun berniat mengangkat derajat perekonomian keluarga dari jalur pendidikan.

Meski selama ini hidup dalam keterbatasan, Dzaki menyimpan cita-cita besar, yaitu menjadi tentara. Ia yakin dengan disiplin dan belajar sungguh-sungguh, impian itu bisa diraih.

Bagi Dzaki, sekolah bukan sekadar ruang belajar. Ia menjadikannya jalan untuk mengubah nasib, menjemput masa depan, dan yang terpenting mengangkat derajat ibunda tercinta.

Ketika Gus Ipul menanyakan pelajaran favoritnya, Dzaki dengan semangat menjawab, "Bahasa Inggris!".

Saat diminta menunjukkan kemampuannya, ia sempat salah menyebutkan kalimat. Namun, bukannya malu, ia malah mendapat motivasi langsung oleh Gus Ipul.

"Tidak apa-apa kalau salah, tidak usah takut. Awalnya karena tidak bisa, maka belajar. Nanti guru-guru akan membimbing," ujar Gus Ipul penuh kehangatan.

Pesan itu semakin meneguhkan langkah Dzaki untuk terus memacu semangat menyelesaikan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Dzaki termasuk beruntung karena menjadi salah satu dari ratusan anak-anak yang menaruh harapan di Sekolah Rakyat. Meski hidup dalam keterbatasan, ia tak pernah kehilangan semangat berkat dukungan para guru yang telah digembleng dan diberdayakan untuk mendidik anak bangsa oleh Kemensos.

"Pokoknya semangat belajar, disiplin, Insyaallah cita-cita kalian tercapai," tutur Gus Ipul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.