Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhut Tambahkan Suplemen untuk Daya Tahan Gajah Hadapi Virus

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Kemenhut Tambahkan Suplemen untuk Daya Tahan Gajah Hadapi Virus Doc: ANTARA/HO-Balai TNTN
Ket. Kondisi gajah Tari yang ditemukan mati pada 10 September 2025 lalu yang hasil pemeriksaan disebutkan positif terinfeksi virus herpes.

Jakarta -- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengatakan penambahan suplemen dan vitamin dilakukan untuk meningkatkan daya tahan anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) terhadap virus Elephant Endotheliotropic Herpes Viruses (EEHV).

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Satyawan Pudyatmoko di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa belum ada vaksin efektif mencegah virus EEHV yang rentan menyerang anak gajah, seperti Kalistha Lestari (Tari) yang terkonfirmasi mati karena virus tersebut. 

"Kita coba dengan menambah suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan, karena virus itu ganas sekali," kata Dirjen KSDAE Satyawan.  

Diharapkan dengan pemberian penambahan suplemen dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak gajah menghadapi virus herpes tersebut. Tidak hanya mengandalkan dari pakan alami yang biasa dikonsumsi gajah saja.  

"Saya konsultasi dengan dokter hewan memang cepat sekali, bisa dalam waktu 24 jam bisa mati," tambahnya.

EEHV sendiri merupakan salah satu jenis virus herpes yang hanya menyerang gajah, terutama rentan menyerang anak gajah. Terutama rentan terhadap anak gajah yang berusia di bawah 4 tahun. 

Virus itu sendiri hanya menular antar spesies gajah dan tidak menular ke manusia.

Sebelumnya, Kemenhut lewat Balai TN Tesso Nilo di Riau mengumumkan hasil hasil pemeriksaan laboratorium memastikan kematian anak gajah Tari disebabkan oleh virus EEHV.

Anak gajah yang populer di media sosial itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada 10 September 2025, setelah sehari sebelumnya berada dalam kondisi sehat.

Gajah Tari sendiri merupakan salah satu gajah yang menjadi sensasi di media sosial, dengan video dan foto yang memperlihatkan aktivitasnya bersama mahout di TN Tesso Nilo menarik perhatian para warganet, termasuk 350 ribu pengikut media sosial resmi TN Tesso Nilo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.