Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Diviralin TikToker Ini, Seblak Sekarang Jadi  Tren di Thailand

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 11:20 WIB | Oleh:
Gara-gara Diviralin TikToker Ini, Seblak Sekarang Jadi  Tren di Thailand Doc: TikTok/@TheChanisara
Ket. TikToker asal Thailand @TheChanisara saat menyantap hidangan seblak

JAKARTA - Makanan khas Sunda, seblak, kini menjadi viral di Thailand. Makanan tersebut menjadi tren, masyarakat Thailand berlomba-lomba untuk mencicipinya.

Seblak pertama kali hadir sebagai kuliner khas Bandung sebagai cemilan. Makanan ini identik dengan cita rasa pedas, gurih, dan aroma kencur yang kuat.

Seblak awalnya hanya terdiri dari keripik yang dimasak dengan bumbu halus, seperti bawang putih, kencur, dan cabai rawit. Seiring waktu, seblak hadir dengan dengan topping kekinian, yang menjadikannya terasa semakin lezat.

Menjadi salah satu makanan Nusantara yang viral di Thailand tentu saja membuat warganet Indonesia merasa bangga. Artis Thailand, Davika Hoorne dan Mew Suppasit pun juga pernah mencicipi seblak saat berkunjung ke Indonesia.

Makanan seblak yang kini menjadi sorotan masyarakat Thailand bermula dari salah satu akun TikTok @TheChanisara, Kamis (4/9). Chanisara menceritakan dirinya menemukan makanan yang unik dan terlihat antusias menikmati seblak hingga berulang kali.

"Saya pertama kali menemukannya di sini. Makanan ini enak sekali, saya tidak bisa berhenti menyantapnya," ucap dia.

TikToker lainnya ikut meramaikan tren mencicipi makanan khas Bandung tersebut. TikToker @bbeqq11 mengaku sengaja memborong seblak instan saat berkunjung ke Indonesia untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Fenomena ini langsung membuat heboh netizen Indonesia. Warganet Indonesia bangga karena masakan khas Sunda tersebut sampai viral di negara orang.

Selain TikToker @TheChanisara dan @bbeqq11, adapun artis Thailand, Davika Hoorne yang ketagihan mencicipi masakan khas Indonesia selain seblak. Menurut dia, cita rasa seblak telah menggambarkan bagaimana kelezatan masakan Indonesia lainnya.

Hal itu diceritakan Davika saat berkunjung ke Jakarta pada Agustus 2024. Kunjungannya itu dalam rangka promosi film remake Pee Mak versi Indonesia yang berjudul Kang Mak.

“Aku sudah coba dan (seblak) itu luar biasa. Pedas tapi bukan pedas yang tidak bisa aku tangani," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.