Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Ngiler! Inilah Deretan Alasan Warga Thailand Demen Makan Seblak

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 11:39 WIB | Oleh:
Bikin Ngiler! Inilah Deretan Alasan Warga Thailand Demen Makan Seblak Doc: Freepik

JAKARTA - Sebuah video viral memperlihatkan para warganet Thailand mengkonsumsi seblak, makanan khas Sunda. Banyak masyarakat Thailand yang menyerbu panganan khas Indonesia itu di pinggir jalan.

Seblak viral di negara tersebut berawal dari unggahan video milik TikToker @TheChanisara, Kamis (4/95). Ia menceritakan, dirinya menemukan makanan yang unik dan terlihat antusias menikmati seblak hingga berulang kali.

Seperti yang diketahui, budaya masakan Thailand dan Indonesia sangat kaya dan mirip, karena sama-sama berada di Asia Tenggara tropis. Hal ini dikarenakan, kedua negara tersebut selalu menggunakan rempah-rempah yang sama seperti serai, jahe, dan cabai dalam masakannya.

Hal inilah yang membuat masyarakat Thailand menyukai makanan seblak yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Selain memiliki budaya masakan yang sama, berikut adalah hal lain masyarakat Thailand menyukai seblak.

1. Tekstur yang Menarik

Tekstur seblak yang kenyal dari kerupuk yang basah menjadi daya tarik tersendiri yang unik dan berbeda dari makanan lain. Hal inilah yang tidak dimiliki oleh negara Thailand, dan menganggap bahwa makanan seblak adalah hindangan yang unik.

2. Sensasi Pedas yang 'Meledak'

Intensitas kepedasan seblak yang bisa dipilih sesuai selera menjadi daya tarik tersendiri. Sensasi pedas yang intens sering disebut sebagai alasan ketagihan.

3. Cita Rasa yang Unik

Kombinasi rasa pedas, gurih, dan aroma kencur yang kuat memberikan sensasi yang berbeda. Hal inilah yang disukai oleh lidah orang Thailand yang sudah terbiasa dengan makanan pedas.

Rasa pedas nikmat yang membuat lidah masyarakat Thailand bergoyang pun dibenarkan oleh TikToker @andreasfernando. Ia mengatakan, sebagian besar masyarakat Thailand menyukai masakan pedas.

"Seblak sudah bukan makanan yang mewah untuk unik. Bahkan, mereka sangat menyukai masakan pedas," kata dia.

4. Fenomena Media Sosial

Seblak menjadi viral di media sosial, khususnya TikTok. Hal ini berawal setelah seorang influenser Thailand mengunggah video mukbang dan memberikan ulasan positif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Jangan Asal Ngecas! Ini Tat...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...

Gempa Bumi M6.1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.