Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Literasi Lebih dari Sekadar Membaca dan Menulis

📅 Senin, 22 Sep 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Literasi Lebih dari Sekadar Membaca dan Menulis Doc: Antara

Yogyakarta - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Achmad Nurmandi menegaskan bahwa literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami dan mengolah informasi secara kritis.

"Literasi artinya membangkitkan kesadaran, memahami makna kehidupan, menggerakkan jiwa, mengubah keadaan, dari yang sebelumnya statis menjadi dinamis," ujarnya saat pengenalan mahasiswa baru atau Masa Ta’aruf (MATAF) 2025 di Kampus UMY di Yogyakarta, Senin.

Menghadapi era digital yang sarat informasi, katanya, UMY menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung pengembangan literasi mahasiswa, antara lain akses ke perpustakaan digital, perangkat lunak pembelajaran, serta modul-modul belajar yang dapat diakses kapan saja.

Wakil Rektor UMY Supriyatiningsih menambahkan bahwa kampus terus berupaya memfasilitasi mahasiswa dengan teknologi yang mendukung proses pembelajaran.

"Kami sudah menyiapkan berbagai software, berbagai informasi, dan modul belajar yang bisa diakses di mana pun dan kapan pun," ujarnya.

Tema "Bangun Intelektual Wujudkan Literasi" dalam kegiatan itu dipilih untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru tentang pentingnya literasi sejak dini.

Sekretaris MATAF UMY 2025 Ahmad Ragil menekankan bahwa literasi menjadi kunci dalam menghadapi arus informasi yang sering kali tidak jelas kebenarannya.

"Kami ingin mahasiswa baru sejak awal sudah memiliki kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari," ujar dia.

Melalui kegiatan MATAF 2025,  UMY berharap dapat memperkuat komitmennya dalam membangun budaya literasi di kalangan mahasiswa baru, serta membekali mereka menghadapi tantangan informasi di era digital yang semakin kompleks.

Salah seorang mahasiswa baru, Muhammad Alfian, menilai tema literasi itu dibutuhkan generasi masa kini.

"Saya sangat senang, seru juga kegiatan MATAF hari ini, ditambah mengangkat tema literasi yang sangat dibutuhkan di generasi muda di era digital saat ini," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.