Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inseminator dari Bone Dinobatkan Jadi Terbaik Nasional, Sukses Tingkatkan Kualitas Ternak Indonesia

📅 Senin, 22 Sep 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inseminator dari Bone Dinobatkan Jadi Terbaik Nasional, Sukses Tingkatkan Kualitas Ternak Indonesia Doc: Antara
Ket. Inseminator terbaik nasional 2025, Roslan yang membawa nama Sulsel dan Kabupaten Bone.

Makassar - Inseminator terbaik nasional, Roslan berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan telah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

"Roslan, Petugas Peternakan sekaligus Inseminator Kecamatan Awangpone berhasil meraih penghargaan sebagai Inseminator Berprestasi Peringkat 1 Nasional Daerah Introduksi IB (Inseminasi Buatan) Tahun 2025," kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Bone, drh Agusriady saat dikonfirmasi dari Makassar, Senin (22/9).

Dia mengatakan, penghargaan ini menambah deretan prestasi yang berhasil dibawa pulang oleh DPKH Bone pada 2025.

Sebelumnya, DPKH Bone telah menerima Penghargaan Adi Praja Satwa Sewaka Pratama dari Kementerian Pertanian, serta Penghargaan Inseminasi Buatan Terbaik Pertama dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Bapak Roslan. Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan," ujarnya.

Menurut dia, bukti nyata komitmen DPKH untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang peternakan dan kesehatan hewan di bawah Kepemimpinan Bupati Bone.

Dengan adanya penghargaan tersebut, lanjut dia, menjadi motivasi besar bagi jajaran DPKH Bone untuk terus berkarya dan meningkatkan pelayanan.

Adapun sejumlah penghargaan yang diperoleh pada tahun 2025 ini Kabupaten Bone telah meraih tiga penghargaan tingkat nasional di bidang peternakan.

“Tentu saja ini menjadi dorongan bagi kami agar terus bekerja lebih keras, lebih ikhlas, dan lebih profesional dalam mendukung pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Bone,” jelasnya.

Menurut Agusriady, prestasi ini sekaligus menegaskan peran penting DPKH Bone dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pelayanan inseminasi buatan yang berkualitas.

Termasuk menggambarkan keberhasilan dari program unggulan PaJaSa (Padi, Jagung, Sapi) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bone.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.