Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Pilih Film Iran “It Was Just an Accident” untuk Jadi Nominasi Oscar 2026

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 11:28 WIB | Oleh:
Prancis Pilih Film Iran “It Was Just an Accident” untuk Jadi Nominasi Oscar 2026 Doc: Neon via AP
Ket. Sebuah adegan dari film It Was Just An Accident

NEW YORK - Prancis mengumumkan telah memilih drama pemenang Palme d'Or karya sutradara Iran Jafar Panahi, “It Was Just an Accident” sebagai perwakilannya di Academy Awards.

Menurut Associated Press, pemilihan ini membuka jalan bagi film yang justru Iran yakin tidak akan terpilih untuk meraih Oscar. Panahi, yang telah menghabiskan sebagian besar dari 15 tahun terakhir dalam tahanan rumah, dilarang bepergian, atau dipenjara, membuat "It Was Just an Accident" tanpa izin pemerintah Iran, sama seperti film-filmnya sebelumnya.

Hanya negara yang dapat mengirimkan film untuk kategori internasional terbaik Academy Awards, sebuah proses yang menuai kritik karena memungkinkan rezim otoriter mendikte film mana yang layak mendapatkan Piala Oscar.

Setahun lalu, Jerman mengirimkan "The Seed of the Sacred Fig" karya teman sekaligus rekan senegara Panahi, Mohammad Rasoulof. Pada bulan April, Academy of Motion Picture Arts and Sciences  mengubah aturannya dengan mengizinkan para pembuat film berstatus pengungsi atau pencari suaka diwakili oleh negara yang bukan negara asal mereka.

"It Was Just an Accident" adalah film pertama Panahi sejak ia dibebaskan dari penjara dua tahun lalu, setelah aksi mogok makan. Ia menyunting film tersebut di Prancis, ikut membiayainya dengan sebuah perusahaan Prancis, dan, untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, terbang ke luar Iran untuk pemutaran perdana pada bulan Mei di Festival Film Cannes. Di sana, film tersebut memenangkan penghargaan tertinggi festival dan diakuisisi oleh Neon, yang sedang merencanakan kampanye penghargaan.

"Mari kita bersatu," kata Panahi saat menerima Palme d'Or. "Tak seorang pun boleh mendikte kita pakaian seperti apa yang harus kita kenakan, apa yang harus kita lakukan, atau apa yang tidak boleh kita lakukan. Perfilman adalah sebuah masyarakat. Tak seorang pun berhak memerintahkan apa yang harus atau tidak boleh kita lakukan."

"It Was Just an Accident" adalah drama balas dendam di mana sekelompok mantan narapidana menemukan pria yang mereka duga adalah penyiksa mereka di penjara. Namun, karena mata mereka ditutup saat dipenjara, mereka kesulitan untuk memastikannya. Panahi mengambil inspirasi dari pengalamannya sendiri saat dipenjara di Teheran.

"Itu adalah pengalaman semua orang yang saya temui di penjara, bercampur dengan persepsi dan pengalaman saya sendiri," kata Panahi dalam sebuah wawancara di Cannes. "Fakta bahwa kita tidak pernah melihat wajah interogator kita adalah pengalaman semua orang."

Prancis memilih film Panahi di antara beberapa film yang masuk nominasi, termasuk ode berbahasa Prancis Richard Linklater untuk New Wave, “Nouvelle Vague”, "A Private Life" karya Rebecca Zlotowski, dan film animasi "Arco".

Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis dikritik karena pilihannya. Prancis melewatkan “Anatomy of a Afll” karya Justine Triet pada tahun 2023, meskipun dinominasikan untuk film terbaik, dan juga melewatkan drama Céline Sciamma yang menuai banyak pujian di tahun 2019, “Portrait of a Lady on Fire”.

Meskipun memiliki salah satu industri film paling kuat dan dihormati, Prancis belum pernah memenangkan Oscar internasional sejak tahun 1993 untuk film “Indochine”.

Academy Awards ke-98 akan digelar pada tanggal 15 Maret 2026 di Los Angeles, AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.