Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Kilometer: Hantu Ini Pemegang Rekor Sniper Terjauh Dunia

📅 Sabtu, 20 Sep 2025, 22:15 WIB | Oleh:
4 Kilometer: Hantu Ini Pemegang Rekor Sniper Terjauh Dunia Doc: Istimewa
Ket. Seorang tentara Ukraina di unit penembak jitu Brigade Pertahanan Teritorial ke-108 menyiapkan senapan selama pelatihan pada 4 November 2023.

KYIV - Seorang tentara Ukraina belum lama ini mengklaim telah memecahkan rekor dunia untuk pembunuhan terjauh yang pernah terkonfirmasi, dengan menembak mati dua tentara Rusia dari jarak hampir dua setengah mil, atau sekitar 4,02 kilometer. 

Outlet Ukraina,Defense Express melaporkan, prajurit dari unit penembak jitu “Pryvyd” atau “Hantu” Ukraina, menewaskan dua tentara Rusia dengan satu tembakan dari jarak 4.374 yard.

Dia menggunakan senapan Snipex Alligator kaliber 14,5 mm. Tembakan ini diyakini sebagai rekor tembakan terjauh oleh seorang penembak jitu dan didukung oleh sistem kecerdasan buatan (AI) dan drone.

Sebelumnya, rekor tembakan terjauh dipegang oleh Vyacheslav Kovalsky, seorang penembak jitu Ukraina lainnya, yang membunuh seorang tentara Rusia dari jarak 3.800 meter menggunakan senapan "Lord of the Horizon" buatan Ukraina. 

Rekor lainnya juga pernah dipegang oleh penembak jitu Kanada yang menembak seorang pejuang ISIS di Irak dari jarak 3.540 meter pada tahun 2017, dan Craig Harrison, penembak jitu Inggris, yang menembak jatuh seorang pejuang Taliban di Afghanistan pada tahun 2009 dari jarak 2.478 meter. 

Dilansir oleh New York Post, video menunjukkan momen pemecahan rekor di dekat kota Pokrovsk di wilayah Donetsk, Ukraina timur selama pertempuran."Tembakan yang memecahkan rekor itu terjadi pada 14 Agustus 2025, menggunakan kecerdasan buatan di bawah kendali kompleks UAV dengan senapan Alligator 14,5 mm," tulis pakar militer Yuri Butusov, yang membagikan video penembakan tersebut.“Peluru itu menembus jendela tempat para penjajah berdiri,” tambahnya.Senapan “Alligator” yang digunakan dalam pembunuhan sukses tersebut adalah senapan runduk berkaliber 14,5 mm dengan magasin yang diisi peluru dan kecepatan moncong antara 3.215 hingga 3.281 kaki per detik.Pada tahun 2021, produsennya, perusahaan senjata XADO-Holding yang berbasis di Kharkiv, mengatakan bahwa “Alligator” memiliki jangkauan efektif sejauh 1,2 mil dan dirancang untuk melumpuhkan peralatan, bukan untuk menargetkan tentara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.