Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Palu Minta Rumah Sakit Wajib Laksanakan Standar Operasional Prosedur untuk Pelayanan Masyarakat

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 19:03 WIB | Oleh:
Wali Kota Palu Minta Rumah Sakit Wajib Laksanakan Standar Operasional Prosedur untuk Pelayanan Masyarakat Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Hadianto Rasyid saat memimpin rapat bersama pihak RS Anutapura Palu, Jumat (19/9).

PALU - Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Hadianto Rasyid menegaskan kontigensi bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib dilaksanakan Rumah Sakit (RS) guna optimalisasi pelayanan terhadap pasien.

“Perlu adanya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan RS kepada masyarakat. Maka kontigensi bagian dari penguatan pelayanan," kata Hadianto Rasyid saat memimpin rapat bersama pihak RS Anutapura Palu, Jumat (19/9).

Ia menjelaskan, SOP merupakan rujukan dalam pelaksanaan pelayanan publik di bidang kesehatan, maka rambu-rambu dalam penyelenggaraan pelayanan harus di patuh dan dilaksanakan secara optimal.

“Rumah sakit tidak berdiri sendiri. Urusan kesehatan di Kota Palu menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan bersama fasilitas kesehatan (faskes), baik negeri maupun swasta, ini merupakan satu kesatuan sistem yang tidak bisa dipisahkan. Semua harus terhubung agar masyarakat terlayani dengan baik," ujarnya.

Pada pertemuan itu juga membahas kondisi terkini RS, khususnya mengenai lonjakan pasien tiga pekan terakhir, maka pihak Anutapura Palu harus memperkuat pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga pelayanan rawat inap.

Di kesempatan itu wali kota menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bersama menghadapi situasi darurat kesehatan.

"Tiga pekan terakhir mengalami lonjakan yang cukup besar, hampir semua RS di Palu menerima pasien dalam jumlah tinggi. Maka kontingensi harus terbangun bersama, bukan hanya tanggungan rumah sakit, tapi tanggung jawab kita semua," tutur Hadianto.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin mengatakan kondisi cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, sehingga pasien rawat inap membludak.

"Rata-rata masyarakat terkena Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Kami mengimbau masyarakat banyak beristirahat, bila tidak ada keperluan mendesak sebaiknya bertahan di rumah, jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah sebaiknya menggunakan masker," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.