Demi Restrukturisasi, Nissan Tutup 2 Studio Desain di San Diego AS dan Sao Paulo Brasil Tahun Depan

Jumat, 19 Sep 2025, 14:51 WIB

TOKYO - Nissan Motor Co. mengatakan akan menutup studio desain kendaraannya di San Diego, California dan Sao Paulo di Brasil pada Maret 2026 dan memindahkan aktivitas dan program mereka ke lokasi lain sebagai bagian dari perombakan restrukturisasi.

Menurut laporan Kyodo, penutupan ini membuat produsen mobil Jepang yang sedang kesulitan ini hanya memiliki lima pusat desain—dua di Jepang dan masing-masing satu di Los Angeles, London, dan Shanghai. Operasional di Jepang dan London juga akan dikurangi.

Ket. Foto: Mobil konsep dipamerkan di Ruang Pamer Nissan Ginza di Tokyo, Jepang. — Sumber: Maeil Business

"Pergeseran strategis ini memberdayakan organisasi kami untuk berfokus pada inovasi hulu dan mobilitas masa depan, sekaligus meningkatkan kelincahan kreatif dan keunggulan kompetitif kami dalam lanskap yang semakin dinamis," ujar Alfonso Albaisa, eksekutif korporat desain global di Nissan, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (17/9).

Produsen mobil tersebut membukukan kerugian bersih sebesar 670,90 miliar yen ($4,6 miliar) untuk tahun fiskal 2024, terdampak oleh penjualan yang lesu di Amerika Serikat dan Tiongkok. Perusahaan belum merilis proyeksi laba untuk tahun bisnis penuh hingga Maret 2026, dengan alasan ketidakpastian terkait tarif AS.

Untuk memulihkan profitabilitas dengan mengurangi tenaga kerja global dan kapasitas produksinya, Nissan berencana akan menggabungkan jumlah pabriknya dari 17 menjadi 10, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, pada tahun fiskal 2027.

Dikatakannya, pengurangan tersebut termasuk penghentian produksi kendaraan di pabrik utamanya, Oppama, di Prefektur Kanagawa, dekat Tokyo.

Nissan yang sedang mengalami kesulitan keuangan, telah memulai restrukturisasi tenaga kerjanya di Jepang untuk pertama kalinya dalam 18 tahun.

Yomiuri Shimbun melaporkan bahwa Nissan akan merekrut pensiunan dini dari Jepang untuk pertama kalinya dalam 18 tahun sejak 2007.

Nissan telah memberi tahu karyawannya bahwa mereka akan menerima pengajuan pensiun dini mulai Juli hingga Agustus. Nissan tidak mengungkapkan besaran restrukturisasi tersebut.

Nissan baru-baru ini mengumumkan defisit sebesar 670,9 miliar yen (sekitar 6,46 triliun won) pada tahun fiskal 2024 (April 2024 hingga Maret 2025). Oleh karena itu, Nissan mengumumkan "ReNissan" untuk merombak manajemennya.

Kuncinya adalah memangkas 20.000 karyawan, atau 15% dari total karyawan dunia, pada tahun 2027 dan mengurangi jumlah pabrik dari 17 menjadi 10. Jumlah personel restrukturisasi tenaga kerja berdasarkan jenis pekerjaan adalah 13.000 pekerja produksi, 3.600 pekerja kantoran, dan 3.400 pekerja riset.

Nissan bertekad untuk mengurangi biaya tetap seperti biaya tenaga kerja sebesar 250 miliar yen pada tahun 2026 dengan mengurangi jumlah karyawan.

  • Nissan Motor

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.