Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cianjur Minta RT/RW Bersiaga Penuh Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

6 Jumat, 19 Sep 2025, 00:32 WIB | Oleh:
Cianjur Minta RT/RW Bersiaga Penuh Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Cianjur Minta RT/RW Bersiaga Penuh Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Doc: ist
Ket. bencana alam

CIANJUR – Setelah mengalami berbagai bencana dampak hujan deras dan banjir, Pemkab Cianjur tak mau kecolongan, sehingga kasus serupa terulang. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menginstruksikan seluruh kecamatan hingga tingkat RT/RW melakukan berbagai upaya, termasuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi setiap saat.

Wakil Bupati Cianjur Ramzi di Cianjur Kamis, mengatakan, Kabupaten Cianjur termasuk dalam wilayah yang rawan terjadi bencana alam karena kondisi geografis sungai, perbukitan dan pegunungan yang dapat memicu gempa, banjir, longsor sampai pergeseran tanah. Terlebih lagi Cianjur berada di jalur sesar aktif, seperti Sesar Rajamandala dan Sesar Cimandiri, dengan wilayah berbukit, dialiri sungai besar membuat ancaman gempa, longsor, dan pergeseran dapat terjadi setiap saat, serta bencana kekeringan juga rawan terjadi.

Untuk berbagai upaya pencegahan, tutur dia, tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, berbagai upaya untuk meminimalkan dampak kerugian jiwa maupun harta benda dapat dilakukan melalui langkah mitigasi yang konsisten berbagai kalangan mulai dari kabupaten, kecamatan hingga RT/RW.

Pihaknya menekankan pentingnya kewaspadaan bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat agar risiko bencana dapat ditekan sedini mungkin, meski pihaknya berharap tidak ada lagi bencana alam besar menimpa Cianjur namun tetap harus diwaspadai berbagai kalangan.

“Tapi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap harus jadi prioritas, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana, selalu menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar termasuk dengan tidak membuang sampah sembarangan terlebih ke sungai dan saluran air," katanya.

Saat ini, tambah dia, pihaknya menyiagakan sekitar 300 orang lebih Relawan Tangguh Bencana (Retana) dalam melakukan pengawasan dan pelaporan terkait situasi di wilayah tugasnya masing-masing serta melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana dengan mengutamakan keselamatan jiwa.

Ketua Relawan Indonesia Pembela Alam (Rimba) Kabupaten Cianjur Eko Wiwid mengatakan siaran resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, menyebutkan musim penghujan akan lebih cepat dan ada ancaman bahaya hidrometeorologi sepanjang tahun 2025/2026 dapat terjadi.

Sehingga, pihaknya meminta masyarakat, termasuk anggota di Cianjur untuk senantiasa siaga dan waspada dengan kondisi saat ini dan ke depannya selalu memantau daerah yang rawan terjadi bencana banjir maupun longsor serta selalu mengingatkan masyarakat agar selalu eling lan waspada.

"Kita tidak tahu kapan waktu pastinya bencana akan datang, akan lebih baik kalau kita semua selalu memitigasi potensi bencana agar masyarakat siaga mengurangi resiko bencana, karena kalau sudah bencana terjadi kerugian akan lebih besar," katanya.

Bahkan, sejak jauh hari guna mengantisipasi terjadinya bencana alam, terutama longsor dan banjir pihaknya melakukan berbagai program, termasuk menanam pohon di daerah kritis penyangga hulu sungai seperti di kaki Gunung Gede-Pangrango dan Halimun-Salak. "Kami juga melakukan hal yang sama di gunung dan hutan lainnya di tiga wilayah utama Bogor, Cianjur dan Sukabumi bekerja sama dengan lintas komunitas relawan yang aktif bidang lingkungan hidup dan kemanusiaan," katanya.

Pihaknya berharap kesadaran atas kondisi lingkungan hidup dan peduli sesama anak bangsa terus ditingkatkan semua lapisan masyarakat dan pihak pemerintah karena bencana alam tidak akan melihat status sosial atau latar belakang manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Oman-Iran Sepakat Amankan J...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.