Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Ambon Aktifkan Siskamling untuk Minimalkan Kriminalitas

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Ambon Aktifkan Siskamling untuk Minimalkan Kriminalitas Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, di Ambon.

AMBON – Pemerintah Kota Ambon, Maluku, memerintahkan  kepala desa, lurah, dan raja di Kota Ambon untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai upaya meminimalkan  tindak kriminalitas.

Wali Kota Ambon , Bodewin Wattimena, di Ambon, Rabu (17/9), mengatakan siskamling  penting karena dapat menutup peluang bagi pelaku kriminal.

“Siskamling itu bisa meminimalkan kriminal karena selama ada kesempatan dan itu tidak ada yang jaga, maka mereka akan bebas melakukan apa saja. Nah,siskamling penting di situ,” kata dia.

Hal ini disampaikan usai terbitnya instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang tertuang dalam surat edaran nomor 300.1.4/e.1/BAK tertanggal 3 September 2025. 

Dalam edaran tersebut, seluruh kepala daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dini dengan mengaktifkan kembali pos ronda dan mengoptimalkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam mendukung Sistem Keamanan Lingkungan (siskamling).

Ia menjelaskan, sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri, setiap lingkungan di Kota Ambon diminta membentuk Siskamling, paling tidak satu pos ronda di setiap RW. Mekanismenya tidak harus struktural, cukup membuat jadwal bergiliran antar keluarga untuk patroli malam.

“Siskamling ini kerja sukarela, bukan tergantung pemerintah. Tinggal nanti lewat anggaran desa bisa disiapkan makanan ringan, kopi atau teh, karena masyarakat menjaga lingkungan mereka sendiri,” ujarnya.

Wali Kota menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam keberlangsungan siskamling. Pemerintah hanya memberikan stimulan, sementara partisipasi warga yang menjamin keamanan di lingkungannya masing-masing.

“Dari rakyat untuk rakyat sebenarnya siskamling ini. Karena mereka mengamankan lingkungan mereka sendiri. Kita berharap lahir kesadaran dulu dari masyarakat bahwa kita butuh ini,” katanya.

Bodewin menambahkan, jauh sebelum adanya edaran dari Menteri Dalam Negeri, pihaknya sudah mengumpulkan para raja dan kades untuk membahas beberapa hal penting, termasuk soal siskamling.Ia juga memastikan Pemkot Ambon akan mengeluarkan instruksi resmi menindaklanjuti edaran tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.