Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KP2MI Gencarkan Pengiriman Pekerja Migran Terampil ke Brunei

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 16:29 WIB | Oleh:
KP2MI Gencarkan Pengiriman Pekerja Migran Terampil ke Brunei Doc: AFP/Roslan Rahman
Ket. Ilustrasi ibu kota Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendukung proyek percontohan rencana kerja sama penempatan pekerja migran terampil antara Binawan Grup dengan Jerundong Park Medical Centre (JPMC) Brunei Darussalam.

"Kita mendukung banget rencana kerja sama ini," kata Direktur Penempatan Non Pemerintah Pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum Kementerian P2MI, Nurhayati, di Universitas Binawan Jakarta, Selasa (16/9), sebagaimana keterangan Kementerian tersebut.

Menurut Nurhayati, jarak Brunei dengan Indonesia relatif terjangkau, sementara budaya, bahasa, dan sistem perlindungan terhadap pekerja migran juga cukup baik.

Sebanyak 100 perawat terampil, kata dia, akan dikirim dalam proyek percontohan JPMC Brunei Darussalam dan Binawan Grup dalam waktu dekat.

Menindaklanjuti hal itu, Chief People Officer atau Direktur Personalia JPMC Brunei Darussalam, Mohammad Salehin Haji Basir dan tim mengunjungi Binawan Training Centre di Jakarta, Selasa (16/9).

Melalui kunjungannya ke Binawan Training Center, Salehin berharap kesepakatan dapat segera terjalin, terutama untuk perawat terampil.

"Kami ingin menetapkan hubungan tersebut dengan Indonesia, agar kami bisa terus mendapatkan lebih banyak juru rawat (perawat) yang berbakat, dengan kompetensi dan standar yang telah ditetapkan di Brunei," katanya.

JPMC Brunei, kata Salehin, juga siap bekerja sama lebih lanjut dengan Binawan, Kedutaan Besar Indonesia dan Kementerian P2MI di masa yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan perawat di rumah sakit mereka.

"Dan saya pikir ini bukan hanya di Brunei, tapi juga di seluruh dunia, jika berhubungan dengan penyiapan juru rawat," katanya.

"Untuk tahun ini saja sebanyak 100 orang. Tahun depan mungkin bisa lebih banyak," imbuh Salehin.

Sementara itu, Direktur Operasional Binawan Grup, Danu Samsi Purnomosidhi mengatakan rencana kerja sama itu berawal dari informasi Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) Indonesia di Brunei Darussalam yang menyampaikan banyaknya peluang kerja, terutama perawat di negara tersebut.

Binawan, kata Danu, juga menjadi salah satu rekomendasi Kementerian P2MI dalam hal penempatan pekerja migran, karena mereka sudah lama fokus melahirkan perawat terampil untuk bekerja di luar negeri.

"Jadi ada kolaborasi dari Kementerian P2MI, Atnaker dan Kedutaan Besar Brunei membantu Binawan untuk penempatan pekerja migran di sektor skilled worker," katanya.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan JPMC, Pejabat Senior di Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani di Bandar Seri Begawan pada akhir Agustus lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.