Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPF Siap Koordinasi dengan Komisi Investigasi

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
TPF Siap Koordinasi dengan Komisi Investigasi Doc: Antara
Ket. Suasana Kantor DPRD Kota Makassar usai dibakar massa usai demonstrasi berujung kerusuhan pada Sabtu 30 Agustus 2025 di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulsel.

JAKARTA - Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan enam lembaga HAM menyatakan siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Komisi Investigasi Independen yang disetujui Presiden untuk mengungkap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan akhir Agustus lalu.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Wawan Fahrudin mengatakan inisiatif enam lembaga HAM membentuk TPF bertujuan memastikan pemantauan secara objektif, independen, partisipatif, dan terkoordinasi terkait dugaan pelanggaran HAM.

“Sebagaimana dimaksudkan pembentukannya, kita akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk bila diperlukan juga koordinasi dengan Komisi Investigasi Independen yang disetujui Presiden,” kata Wawan di Jakarta, Senin (15/9).

Ia menjelaskan mekanisme kerja TPF bersifat koordinatif sesuai tugas, fungsi dan kewenangan lembaga masing-masing. Dengan mekanisme itu, hasil pemantauan diharapkan dapat mempercepat pengungkapan kasus kerusuhan.

Wawan menambahkan keikutsertaan LPSK dalam TPF tetap mengacu pada mandat lembaga sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Sebelumnya, TPF enam lembaga HAM itu dibentuk pada awal September 2025 sebagai respons atas meningkatnya laporan dugaan pelanggaran HAM dalam aksi unjuk rasa dan kerusuhan Agustus lalu.

Pembentukan TPF ini berdasarkan inisiatif Komisi Nasional (Komnas) HAM, Komnas Perempuan, Ombudsman RI, LPSK, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Komisi Nasional Disabilitas (KND).

Korban Kerusuhan Sumut

Dalam kesempatan itu, Wawan juga mengungkapkan bahwa LPSK sudah menerima satu permohonan perlindungan dari korban kerusuhan Sumatera Utara sebagai tindak lanjut pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus penanganan unjuk rasa.

“Permohonan yang (sudah muncul) melalui LPSK satu pemohon dari Sumatera Utara, dari unsur mahasiswa, statusnya korban,” kata Wawan.

Wawan menyampaikan bahwa kasus kerusuhan yang dialami pemohon tersebut masih dalam tahap penyelidikan, sehingga LPSK belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut terkait kronologi maupun rincian kasus demi menjaga kerahasiaan dan keamanan korban.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan Pemerintah menghargai dan menghormati inisiatif enam Lembaga Negara (LN) bidang HAM dalam membentuk tim independen pencari fakta atas ekses demo akhir Agustus 2025.

Menurut dia, hal itu sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Ketua Komisi Nasional (Komnas) HAM Anis Hidayah dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan ekses ­demo. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

41 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.