Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Guyuran 200 Triliun Bikin Bank Pusing

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 14:25 WIB | Oleh:
Menkeu: Guyuran 200 Triliun Bikin Bank Pusing Doc: RRI/Pradipta Rahadi
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa ketika memberi keterangan didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Presiden, Senin (15/9)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengatakan, pihaknya telah mengucurkan uang ke bank-bank Himbara sebesar Rp200 triliun. Kebijakan tersebut diakui Menkeu Purbaya telah membuat para pimpinan bank-bank Himbara berpikir keras menyalurkan dana tersebut.

"Waktu saya mau salurin Rp200 trilun bank-nya bilang apa, 'Saya hanya sanggup serap Rp7 triliun'. Saya bilang, 'enak aja, kasih sana semua', biar mereka mikir, jadi bukan saya yang mikir," kata Purbaya di Kantor Presiden, Senin (15/9).

Lima bank Himbara penerima dana yaitu PT Bank Rakyat Inndonesia (persero) tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) tbk. Lalu PT Bank Mandiri (persero) tbk, PT Bank Tabungan Negara (persero) tbk, dan PT Bank Syariah (persero) tbk.

Menkeu mengatakan, dana tersebut disalurkan kepada bank untuk pemanfaatan secara bebas oleh bank. Namun, bank-bank tersebut mengaku kurang paham dengan pemanfaatannya.

"Untuk alokasi, niat saya adalah suka-suka bank-nya, tapi kalua bank-nya bingung, nanti ada guidance. Dia bisa manfaatkan uang itu untuk memanfaatkan program-program unggulan pemerintah, jadi win-win solution," ungkap dia.

Salah satu program yang bank dapat manfaatkan yaitu untuk pembiayaan atau Kredit Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah hanya memberikan bunga bank dua persen jika dana disalurkan untuk Kopdes Merah Putih,

"Kalau mereka bisa nyalurin, mereka punya uang lebih, mereka ngga akan perang bunga lagi. Bunga akan cenderung turun, itu akan berdampak dengan ekonomi," ucap Purbaya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.