Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek Pastikan SNBP 2026 Tanpa Biaya bagi Peserta Maupun Pihak Sekolah

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Kemdiktisaintek Pastikan SNBP 2026 Tanpa Biaya bagi Peserta Maupun Pihak Sekolah Doc: RRI/Aditya Prabowo

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 tidak dipungut biaya, baik bagi peserta maupun pihak sekolah. Seluruh pembiayaan proses seleksi SNBP 2026 akan ditanggung oleh Pemerintah Indonesia.

“SNBP dilakukan berdasarkan penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor, serta prestasi akademik dan non-akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi negeri. Nilai rapor hanyalah salah satu indikator, bukan satu-satunya,” kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Prof. Eduart Wolok, saat konferensi pers Peluncuran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 di Jakarta, Selasa (16/9).

Menurut Eduart, banyak orang tua yang memprotes ketika anaknya dengan nilai rapor tinggi tidak lolos seleksi. Padahal, kata Eduart, proses penilaian mempertimbangkan faktor lain di luar nilai rapor.

“Kadang orang tua hanya mengukur dari nilai rapor, padahal prestasi non-akademik juga menjadi pertimbangan. Jadi ini harus dipahami bersama,” ucap dia.

Lebih lanjut, Eduart juga menekankan peran penting sekolah dalam proses SNBP. Ia menilai sekolah memiliki tanggung jawab untuk mengunggah data nilai rapor dan prestasi para siswa ke sistem resmi.

“Yang meng-input nilai rapor dan prestasi akademik itu pihak sekolah dan kami hanya menerima hasilnya. Jadi peran sekolah cukup besar di dalam SNBP,” ujar dia.

Selain itu, Eduart menjelaskan bahwa terdapat ketentuan baru dalam SNBP 2026, yaitu adanya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Penentuan TKA ini, diselenggarakan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Mulai 2026, siswa juga harus memiliki nilai TKA. Tes ini diselenggarakan Kemdikdasmen dan berkaitan langsung dengan sekolah-sekolah,” pungkas Eduart. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.