Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,53 Persen Seiring Optimisme Peluncuran Stimulus Ekonomi

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 10:00 WIB | Oleh:
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,53 Persen Seiring Optimisme Peluncuran Stimulus Ekonomi Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (16/9) pagi, dibuka menguat 42,20 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.979,32. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,58 poin atau 0,57 persen ke posisi 813,38.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak menguat seiring optimisme pelaku pasar terhadap peluncuran paket stimulus ekonomi di dalam negeri.

"Kembalinya investor asing dan stimulus pemerintah berpotensi mendukung IHSG, sementara pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS) bisa menjadi penopang rupiah,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan fokus mencermati rilis Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia, peluncuran stimulus ekonomi tahun 2025, serta sinyal pelemahan ekonomi China.

Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi 8+4+5, yang terdiri atas 8 program akselerasi tahun 2025, 4 program pemerintah yang dilanjutkan pada 2026, dan 5 program penyerapan tenaga kerja.

Untuk tahun 2025, paket 8 program akselerasi dengan total anggaran senilai Rp16.23 triliun, diperkirakan akan diapresiasi oleh pasar dalam jangka pendek.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) tengah menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG), yang diperkirakan akan mempertahankan BI Rate tetap di level 5 persen pada Rabu (17/9).

Dari kawasan Asia, perekonomian China menunjukkan pelemahan per Agustus 2025, dengan penjualan ritel naik hanya 3,4 persen year on year (yoy), produksi industri 5,2 persen (yoy), dan investasi aset tetap 0,5 persen (yoy) atau jauh di bawah ekspektasi. Sektor properti anjlok 12,9, sementara pengangguran naik ke 5,3 persen (yoy).

Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang diproyeksikan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,0-4,25 persen, meski sebagian kecil masih membuka peluang pemangkasan lebih agresif 50 bps.

Pada perdagangan Senin (15/9), bursa saham Eropa ditutup mayoritas menguat, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,94 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,07 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,21 persen, serta indeks CAC Prancis menguat 0,92 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup menguat pada perdagangan Senin (15/9), di antaranya indeks S&P 500 menguat 0,47 persen ke 6.615,31, indeks Nasdaq Composite menguat 0,94 persen ke 22.348,75, sementara Dow Jones menguat 0,11 persen atau 220,42 poin ke 45.884,19.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 196,88 poin atau 0,44 persen ke 44.962,00, indeks Shanghai melemah 7,84 poin atau 0,19 persen ke 3.854,01, indeks Hang Seng menguat 38,44 poin atau 0,14 persen ke 26.476,55, dan indeks Strait Times melemah 3,42 poin atau 0,20 persen ke 4.334,94.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.