Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Perempuan di Era Digital, Pemerintah Gelar Pelatihan Kreator Konten

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Perempuan di Era Digital, Pemerintah Gelar Pelatihan Kreator Konten Doc: Antara
Ket. Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia TikTok Indonesia Hilmi Adrianto bersama Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, Pemberdayaan Masyarakat, serta Pemerintah Daerah Wilayah III KPPPA Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, dan Direktur Konten Digital Kementerian Ekonomi Kreatif Yuana Rochma Astuti.

Jakarta - Pemerintah berkolaborasi dengan perusahaan penyedia platform digital dalam mengadakan pelatihan bagi perempuan-perempuan yang ingin menjadi kreator konten.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada Selasa (16/9), bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dengan dukungan TikTok Indonesia menjalankan Program Creators Lab x Emak-emak Matic guna meningkatkan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membangun usaha.

Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, Pemberdayaan Masyarakat, serta Pemerintah Daerah Wilayah III KPPPA Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menyoroti peran besar perempuan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mengutip data Badan Pusat Statistik tahun 2024 yang menunjukkan bahwa sekitar 64,5 persen dari total 30,18 juta UMKM yang terdaftar dikelola oleh perempuan.

Data tersebut dinilai mencerminkan kontribusi perempuan dalam peningkatan perekonomian keluarga hingga pembukaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja melalui UMKM.

Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati berharap pelaksanaan program pelatihan pemanfaatan teknologi bagi perempuan dapat meningkatkan peran mereka dalam pengembangan usaha ekonomi digital.

Sementara itu, Direktur Konten Digital Kementerian Ekonomi Kreatif Yuana Rochma Astuti mengemukakan potensi pemanfaatan platform digital untuk mengoptimalkan pengembangan usaha ekonomi kreatif.

Peningkatan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan platform digital diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha ekonomi kreatif dan meningkatkan kontribusinya pada produk domestik bruto.

Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia - TikTok Indonesia Hilmi Adrianto mengatakan bahwa perusahaan mendukung pelaksanaan program pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk memberdayakan kaum perempuan.

"Program ini sejalan dengan semangat kami untuk bisa terus meningkatkan keterampilan masyarakat untuk menciptakan peluang-peluang ekonomi di era digital dan salah satunya menjadi kreator konten," kata Hilmi.

Menurut dia, usaha pembuatan konten kreatif pada masa sekarang bisa menjadi pilihan jalan bagi perempuan yang berupaya memperoleh penghasilan dan mencapai kemandirian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.