Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahaya Obesitas pada Anak dan Bagaimana Cara Mencegahnya

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bahaya Obesitas pada Anak dan Bagaimana Cara Mencegahnya Doc: Antara
Ket. Obesitas pada anak meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Jakar - Dokter spesialis anak Ria Yoanita menjelaskan bahwa obesitas pada anak bukan sekedar masalah penampilan pada anak melainkan menjadi kondisi medis yang patut mendapatkan perhatian lebih serius karena meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

"Obesitas pada anak bukan sekadar masalah penampilan, melainkan kondisi medis serius yang meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis di kemudian hari, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga gangguan psikososial," kata dr. Ria Yoanita, Sp. A di Jakarta, Senin (15/9).

Wanita lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menambahkan, anggapan bahwa "anak gemuk pasti sehat" perlu diluruskan. Menurutnya terdapat upaya pencegahan obesitas yang dapat dilakukan oleh orang tua yang meliputi pemberian ASI eksklusif dan MPASI sesuai usia, hal ini dapat membantu membentuk pola makan sehat sejak dini.

Kedua, konsumsi gula tambahan, khususnya dari minuman manis. "Harus dibatasi karena terbukti meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik," tambah dia.

Ketiga, lanjut dia, anak perlu aktif bergerak, bermain di luar rumah, serta dibatasi waktu layar. Selain itu, tidur yang cukup, lingkungan keluarga dan sekolah yang mendukung pola makan sehat, serta pemantauan rutin berat badan dan indeks massa tubuh juga penting dilakukan.

Sementara terkait dengan rencana pengenaan pajak pada minuman berpemanis oleh pemerintah, hal ini menurutnya terbukti di berbagai negara menurunkan konsumsi minuman manis dan berkontribusi pada penurunan prevalensi obesitas anak.

"Studi di Amerika Serikat menunjukkan adanya penurunan indeks massa tubuh anak setelah pajak minuman manis diterapkan di beberapa kota. Namun, pajak saja tidak cukup, efektivitasnya bergantung pada besarnya tarif pajak, ketersediaan alternatif sehat yang terjangkau, serta dukungan kebijakan lain seperti edukasi gizi, pembatasan iklan, dan penyediaan lingkungan sehat di sekolah," katanya.


Dengan demikian dia pun berharap, pencegahan obesitas anak harus dilakukan secara komprehensif yang dimulai dari keluarga, didukung sekolah dan masyarakat, serta diperkuat dengan kebijakan pemerintah, termasuk pajak gula, yang terbukti menjadi salah satu strategi efektif bila dijalankan secara terpadu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.