Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas! KAI Madiun Minta Masyarakat Waspada, Modus Penipuan Rekrutmen Pegawai Kereta Api

📅 Senin, 15 Sep 2025, 17:23 WIB | Oleh:
Awas! KAI Madiun Minta Masyarakat Waspada, Modus Penipuan Rekrutmen Pegawai Kereta Api Doc: ANTARA/HO-Humas Daop 7 Madiun
Ket. Pegawai KAI sedang melayani calon penumpang yang membeli tiket di Stasiun Madiun, Jawa Timur.

MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun meminta masyarakat untuk mewaspadai penipuan dengan modus berkedok rekrutmen pegawai mengatasnamakan KAI yang meresahkan dan merugikan masyarakat.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul dalam keterangannya di Madiun, Senin (15/9), mengatakan KAI memang membuka proses rekrutmen pegawai, namun telah menutupnya secara resmi pada 3 September 2025.

"Baru-baru ini ditemukan situs dan akun palsu yang menyebarkan lowongan kerja di KAI fiktif. Kami tegaskan kembali bahwa seluruh proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs resmi KAI," ujar Zainul.

Menurutnya, munculnya situs palsu yang menyerupai halaman resmi KAI dinilai berpotensi merugikan masyarakat, baik secara materi maupun psikologis. Situs tersebut menawarkan lowongan kerja fiktif dengan janji kelulusan instan, bahkan meminta sejumlah biaya kepada calon pelamar.

"Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan KAI dengan cara membuat situs rekrutmen palsu," kata Zainul.

Potensi penipuan ini muncul setelah periode rekrutmen resmi KAI berakhir. Situs palsu tersebut tersebar secara daring dan berpotensi menjangkau masyarakat luas, termasuk di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.

"Karena itu kami mengingatkan kembali bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara resmi, transparan, dan tanpa biaya. Banyak laporan serupa pernah terjadi di masa lalu, sehingga perusahaan terus mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi korban," katanya.

Ia menjelaskan terdapat lima hal penting yang wajib diperhatikan calon pelamar, yakni seluruh tahapan rekrutmen, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pelatihan, gratis. Tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Kemudian, tidak ada sistem pengembalian dana.

Selain itu KAI tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk agen perjalanan maupun transportasi. Tidak juga menjanjikan kelulusan dan KAI tidak pernah meminta imbalan tertentu, serta informasi resmi hanya melalui kanal resmi, yaitu https://e-recruitment.kai.id.

KAI mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melakukan pengecekan ulang sebelum melamar kerja. Jangan mudah tergiur dengan janji kelulusan atau tawaran kerja yang mengatasnamakan KAI.

"Sejauh ini KAI belum menerima laporan adanya korban dari situs palsu tersebut. Namun KAI mengimbau masyarakat untuk segera mengabaikan setiap tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Melalui peringatan ini KAI berharap masyarakat semakin waspada, cermat dalam mencari informasi, serta terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.