Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kecelakaan Maut Bus di Bromo, Jenazah dan Korban Luka Dibawa ke Jember

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 22:54 WIB | Oleh:
Kecelakaan Maut Bus di Bromo, Jenazah dan Korban Luka Dibawa ke Jember Doc: ANTARA/M Alfariezy
Ket. Seorang warga mengamati kondisi bus pariwisata dengan nomor polisi P 7221 UG yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (14/9).

PROBOLINGGO, JAWA TIMUR - Jenazah dan korban luka-luka rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember akibat kecelakaan maut saat turun dari Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dibawa menggunakan 23 ambulans menuju Kabupaten Jember, Minggu (14/9) petang.

Pemilik RSBS Jember dr Faida memimpin langsung penjemputan jenazah dan korban luka-luka di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Moh Saleh, RSU Ar-Rozy, RSUD Tongas di Kabupaten dan Kota Probolinggo

"Ada 23 unit ambulans beriringan yang membawa jenazah dan korban luka-luka menuju RSBS Jember. Semua korban luka ringan di Puskesmas Sukapura dan Puskesmas Wonomerto sudah dibawa turun dengan Elf dan kendaraan lainnya," kata dia.

Jumlah penumpang bus yang merupakan karyawan RSBS bersama keluarganya 52 orang dengan rincian delapan orang meninggal dunia, 17 orang mengalami luka berat, dan sisanya mengalami luka ringan.

"Ada dua korban luka berat yang tidak dibawa ke RSBS Jember karena kondisinya belum stabil, sehingga masih menjalani perawatan di RSUD Tongas dan RSUD Moh Saleh," katanya.

Ia mengaku merasa terpukul dan berduka, terutama saat menjemput jenazah petugas kebersihan RSBS bernama Hendra yang meninggal sekeluarga atau bersama istri dan anaknya.

"Kebanyakan mereka yang pergi ke Bromo berpasangan. Mereka ingin rekreasi bersama keluarga, namun musibah terjadi. Saya lihat di lapangan, bus pariwisata menghantam pagar besi hingga roboh. Polda Jatim sudah langsung olah tempat kejadian saat kami tiba," ujarnya.

Sebanyak delapan korban yang semuanya warga Kabupaten Jember, meninggal dunia dalam kejadian itu, Bela Puteri Kayila Nurjati (10), warga Desa Gebang, Kecamatan Patrang, Hesti Purba Wredhamaya (39), warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Hendra Pratama (37), warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Arti Wibowati (34), warga Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Wardatus Soleha (35), warga Desa Serut, Kecamatan Panti, Aiza Fahrani Agustin (7), warga Desa Serut, Kecamatan Panti, Desi Eka Agustin (33), warga Kecamatan Jenggawah, dan Nasha Azkiya Naygara (14), warga Desa Baratan, Kecamatan Patrang,

Kecelakaan berawal dari Bus IND'S 88 Nopol P-7221-UG yang membawa rombongan keluarga karyawan RSBS Jember dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi membawa penumpang 52 orang berjalan dari arah barat ke timur. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo dengan kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri mengalami gagal fungsi rem sehingga laju kendaraan tetap ke kanan menabrak pembatas jalan sebelah kanan jalan, untuk selanjutnya menabrak sepeda motor Nopol N-2856-OE.

Akibat kecelakaan tersebut delapan orang mengalami luka-luka dan meninggal dunia, sedangkan sisanya mengalami luka berat dan ringan yang dirawat di RSUD Dr Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.