Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Dini Penyakit Ginjal Agar Bisa Ditangani Secara Komprehensif

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Deteksi Dini Penyakit Ginjal Agar Bisa Ditangani Secara Komprehensif Doc: Budi
Ket. Pembicara dan Peserta seminar Masalah Ginjal di RS EMC Kedoya, Jakarta Barat

JAKARTA- Rumah Sakit EMC Grha Kedoya bersama Komunitas Ginjal Sehat Selalu (GSS) pada Minggu (14/9) menggelar seminar dan temu kangen bertajuk Ginjal, Darah Tinggi & Obat Tradisional di Multifunction Room RS EMC Grha Kedoya. Seminar tersebut menghadirkan nara sumber dr. Med. Salim Lim, MD.Sp.PD-KGH, FAMS, FASN, Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Ginjal Hipertensi dari RS EMC Grha Kedoya yang dipandu oleh dr. Raymond P.A M.Kes.AAAM sebagai Wakil Ketua GSS.

Salim Lim dalam kesempatan itu memberikan edukasi tentang bagaimana cara mendeteksi secara dini penyakit ginjal, ciri-ciri dan pengobatanya secara komprehensif. 

Ia mengatakan bahwa pada tahap awal mayoritas pasien penyakit ginjal tidak mempunyai gejala yang khas sehingga penyakit ini sering terlambat diketahui. Gejala awal penyakit ginjal bisa ditandai dengan kencing berbusa, terutama yang tidak hilang dalam beberapa menit, karena adanya protein (proteinuria) yang bocor dari ginjal ke dalam urine akibat kerusakan pada filter ginjal (glomeruli).

“Tiga per empat kasus gagal ginjal disebabkan oleh tiga penyakit yaitu Diabetes, Hipertensi dan Glomerulonephritis. Jika gagal ginjal akibat diabetes dan hipertensi biasanya terjadi pada orang dewasa di atas umur 40 tahun. Gagal ginjal karena glomerulonephritis bisa terjadi pada orang di usia muda di bawah umur 40 tahun karena gejalanya yang tidak khas seperti kencing berbusa sehingga sering terlambat diketahui,” kata Salim.

Penyebab lain gagal ginjal bisa juga karena batu ginjal, infeksi, kurang minum, kanker, penyakit jantung, liver, genetik (polikistik ginjal) serta efek samping penggunaan obat tertentu terutama obat anti nyeri (pain killer) atau obat herbal/Cina maupun obat-obatan tradisional. 

Penggunaan obat pereda nyeri golongan NSAIDS pada jangka panjang atau dengan dosis tinggi tambahnya, terutama pada pasien yang sudah menderita penyakit ginjal, bisa memperburuk fungsi ginjal atau bahkan memicu gagal ginjal.“

Demikian juga dengan beberapa obat-obat tradisional/herbal ataupun obat cina bisa menyebabkan gagal ginjal dan bahkan memicu kanker saluran kencing. Penderita penyakit ginjal sama sekali dilarang untuk mengonsumsi belimbing karena kandungan racun caramboxin yang bisa menyebabkan cegukan, koma, kejang-kejang yang bisa berakhir dengan kematian.

Sementara itu dr. Raymond P.A M.Kes.AAAM mengungkapkan, "Acara kali ini kami dari GSS bekerjasama dengan RS EMC Grha Kedoya ingin memberikan edukasi melalui seminar kepada anggota komunitas kami, agar mereka dapat memperoleh informasi, sharing session sekaligus sebagai ajang temu kangen dengan para anggota kami dari seluruh Indonesia“. Hal ini sejalan dengan misi GSS sebagai komunitas sosial nirlaba yang sudah berdiri sejak tahun 2019 memiliki tujuan untuk membantu rekan-rekan gagal ginjal, baik berupa bimbingan moril maupun finansial. 

Acara ini selain dilakukan secara offline dari RS EMC Grha Kedoya yang dihadiri oleh ratusan peserta terdiri dari anggota GSS, manajemen dan pasien RS EMC Grha Kedoya, serta rekan-rekan media, seminar awam itu juga dilakukan secara hybrid/virtual melalui live streaming di channel Youtube https://www.youtube.com/@RSEMC sehingga menjangkau lebih luas untuk peserta yang tinggal di luar Jabodetabek.

Gaya Hidup Sehat

Lebih lanjut disampaikan kalau pengobatan penyakit ginjal sendiri meliputi perubahan gaya hidup sehat seperti diet, olahraga, kontrol tekanan darah, gula darah dan berat badan, berhenti merokok serta konsumsi obat-obatan secara teratur untuk mengendalikan penyakit yang lain sesuai saran dokter.

Jika pengobatan tersebut tidak berhasil dan pasien menderita gagal ginjal, pilihan pengobatan meliputi dialisis (cuci darah, baik hemodialisis maupun dialisis peritoneal) serta transplantasi ginjal. Gagal ginjal bisa sembuh total hanya pada kasus gagal ginjal akut jika ditangani dengan cepat dan tepat oleh dokter spesialis, karena kerusakan ginjalnya belum permanen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.