Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Keselamatan Warga, Pohon 'Pauh Tua' Usia Sekitar 150 Tahun Ditebang BPBD Natuna

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Antisipasi Keselamatan Warga, Pohon 'Pauh Tua' Usia Sekitar 150 Tahun Ditebang BPBD Natuna Doc: ANTARA/HO-BPBD Natuna
Ket. Personel BPBD Natuna saat menebang pohon di Desa Tanjung pada Ahad (14/9).

NATUNA, KEPULAUAN RIAU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menebang sebuah pohon 'pauh tua' berusia sekitar 150 tahun yang berdiri hanya satu meter dari rumah di Desa Tanjung, guna menjaga keselamatan jiwa warga.

Kepala Pelaksana BPBD Natuna Raja Darmika dikonfirmasi dari Natuna, Minggu, mengatakan penebangan dilakukan atas permintaan warga yang merasa khawatir akan keselamatan keluarganya.

Pohon tersebut terletak di area rumah warga Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut. Proses penebangan dilakukan pada Minggu (14/9) pagi.

“Ketinggian pohon diperkirakan mencapai tujuh meter, dengan lingkar batang sekitar lima meter," ucap dia.

Ia menjelaskan laporan terkait keberadaan pohon besar itu sebenarnya sudah diterima sejak beberapa waktu lalu. Namun, karena keterbatasan peralatan dan personel, penanganan sempat di tunda.

“Sebelumnya sudah disurvei oleh regu tangguh, tetapi batal ditebang karena keterbatasan sumber daya. Warga kemudian melapor kembali, dan akhirnya disanggupi oleh regu tanggap BPBD,” ujar dia.

Dalam operasi pemotongan tersebut, BPBD Natuna mengerahkan 11 personel termasuk Kepala Pelaksana. Peralatan yang digunakan meliputi satu unit mobil rescue, empat chainsaw atau gergaji mesin, tali, parang, serta tangga.

Proses penebangan dilakukan secara bertahap. Tim BPBD lebih dulu memanjat pohon untuk memangkas dahan dari bagian atas, sebelum akhirnya menumbangkan batang utama ke arah yang aman dan tidak mengenai rumah warga.

Untuk menjaga keselamatan, personel menggunakan alat pelindung diri. Selama proses penebangan, warga sekitar juga diminta menjauh agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan aman. Kami selalu mengedepankan keselamatan personel maupun masyarakat,” ujar dia.

BPBD Natuna mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan keberadaan pohon-pohon tua, besar, atau berpotensi tumbang yang berada di dekat permukiman. Laporan dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau langsung ke BPBD untuk dilakukan peninjauan.

Menurut Raja Darmika, upaya penebangan pohon yang berisiko tumbang merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana. Selain mencegah kerugian material, hal itu juga bertujuan melindungi keselamatan jiwa warga.

“Mitigasi bukan hanya dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga sebelum bencana muncul. Pohon besar di dekat rumah memang bisa memberikan keteduhan, tetapi jika sudah rapuh dan membahayakan, harus segera diambil tindakan,” ucap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.