- Home
-
- Megapolitan
-
- DPUPR Tangerang Siagakan P...
DPUPR Tangerang Siagakan Petugas di Beberapa Lokasi Rawan Banjir
Sabtu, 13 Sep 2025, 09:57 WIBTangerang -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Banten meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan petugas di beberapa lokasi rawan banjir seperti di Pintu Air Kali Ledug, Pintu Air Bulakan, Pintu Air Alamanda dan Pintu Air Jembatan Polor.
"Karena ada peringatan dini dari BPBD mengenai cuaca ekstrem. Kami sudah siagakan petugas di beberapa lokasi rawan banjir seperti jembatan polor," kata Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan pada Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu di Tangerang Sabtu.Â
Tidak hanya itu, Dinas PUPR juga meningkatkan fokus pengawasan di sejumlah titik rawan banjir terutama menangani air kiriman yang selama ini menjadi penyebab utama luapan banjir dalam beberapa bulan terakhir.
"Ketika ada peningkatan debit air dan rawan terjadi luapan, kami sudah siapkan antisipasi dengan tahap awal evakuasi warga lalu mencegah adanya tanggul jebol," ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang, katanya, juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh kondisi pintu air dapat berfungsi normal.
Sejauh ini pihaknya telah menerjunkan petugas untuk melakukan pemantauan kondisi fungsi pintu air secara rutin. Berdasarkan hasil pantauan terkini menunjukkan dari total 434 unit pintu air di semua wilayah dalam kondisi normal atau berfungsi dengan baik.
âKami terus meningkatkan aktivitas monitoring untuk memastikan semua pintu air bisa berfungsi normal. Sejauh ini semuanya masih terkendali, kami memastikan semua pintu air dalam kondisi normal untuk mengatur debit air di sejumlah sungai dan aliran kali di Kota Tangerang dalam beberapa hari mendatang,â ujar Iwan.
Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif meningkatkan aktivitas mitigasi menghadapi potensi cuaca buruk ekstrem, sekaligus langsung memberikan informasi kepada petugas di lapangan melalui Call Center 112 dan Lapor LAKSA.
âKami mengimbau masyarakat juga turut aktif meningkatkan langkah mitigasi di lingkungan masing-masing seperti tidak membuang sampah sembarangan,â katanya.
Sebelumnya BPBD Kota Tangerang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada terkait potensi cuaca ekstrem karena adanya fenomena cuaca skala besar yang mendukung terbentuknya awan hujan dan peningkatan intensitas hujan di wilayah barat Indonesia.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan imbauan ini menindak lanjuti informasi dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II karena adanya peningkatan curah hujan di wilayah Kota Tangerang dipengaruhi oleh beberapa kondisi atmosfer yang saat ini cukup labil.
Beberapa faktor atmosfer yang memicu cuaca ekstrem ini antara lain fenomena Dipole Mode negatif yang meningkatkan suplai uap air dari Samudra Hindia, serta aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, gelombang Rossby Equatorial dan keberadaan bibit siklon tropis 93S di barat Bengkulu juga turut memperkuat potensi hujan dan angin kencang di wilayah Banten, termasuk Kota Tangerang. âCuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan genangan, banjir, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat,â katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Sujar
Berita Terkait:
-
Beasiswa Pasti Pintar Ditambah 100 Persen
-
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Menjadi Rp2,592 Juta Per Gram pada Selasa (15/9)
-
Menkop Ferry Tekankan Koperasi Desa Merah Putih Wajib Utamakan Produk UMKM Lokal
-
Pasca-Banjir dan Fasilitas Rusak, Pemkot Medan & Mendikdasmen Sidak SMPN 16, Ini Hasilnya
-
Akademisi Apresiasi Inovasi Pelayanan BPN Kabupaten Tangerang
-
Bapanas Sebut Penyaluran Bantuan Beras Tahap Kedua Mulai 17 Agustus
-
Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Kolombia Mencapai 321 Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.