Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Sentral Tiongkok-BI Perkuat Kerangka Kerja Transaksi Mata Uang Lokal

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Bank Sentral Tiongkok-BI Perkuat Kerangka Kerja Transaksi Mata Uang Lokal Doc: AFP

BEIJING - Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Republik Rakyat Tiongkok (People's Bank of China/PBoC) menyepakati kerangka kerja transaksi dalam mata uang lokal dan pembayaran lintas batas melalui QR Code.

Di situs webnya, PBoC menyebut kesepakatan itu "hasil penting kerja sama bilateral Tiongkok-Indonesia di bidang keuangan."

Kerangka kerja itu resmi diluncurkan pada Kamis (11/9) pada sebuah acara yang dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, Gubernur PBoC Pan Gongsheng, Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun.

Kerangka kerja itu menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) tentang penggunaan mata uang lokal untuk transaksi bilateral yang diteken Perry dan Gongsheng pada 25 Mei, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan PM Tiongkok Li Qiang.

Menurut MoU itu, kedua pemerintah menyepakati transaksi mata uang lokal (local currency transactions/LCT) dan pembayaran lintas batas.

Menurut Gongsheng di situs PBoC, dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama keuangan Tiongkok-Indonesia terus berkembang dan sejalan dengan kebutuhan perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara yang kian erat.

"Saya mengajak kedua negara untuk terus memperdalam kerja sama konektivitas sistem pembayaran, penggunaan mata uang lokal, keterbukaan dan konektivitas pasar keuangan serta mata uang digital," kata dia.

Uji coba terbatas (sandbox) akan dilakukan untuk proyek konektivitas QR Code dua arah, yang dijadwalkan beroperasi penuh tahun ini.

Sementara itu, Perry mengatakan bahwa pada Januari–Juli, nilai LCT kedua negara mencapai 6,23 miliar dolar AS (sekitar Rp102 triliun), atau 45 persen dari total nilai LCT Indonesia dengan semua mitra dagang. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.