Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara Sebut Waste to Energy untuk Atasi Masalah Sampah Perkotaan

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 14:42 WIB | Oleh:
Danantara Sebut Waste to Energy untuk Atasi Masalah Sampah Perkotaan Doc: antara foto
Ket. Managing Director Investment Danantara Stefanus Ade Hadiwidjaja di Jakarta, Kamis (11/9).

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan platform konversi sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) digunakan untuk mengatasi masalah sampah di perkotaan.

"Salah satu model kita akan coba berinvestasi dengan membuat platform WTE. Dan kembali lagi bahwa kolaborasi itu penting. Ini salah satu program penting dari Danantara," ujar Managing Director Investment Danantara Stefanus Ade Hadiwidjaja di Jakarta, Kamis (11/9).

Danantara akan mulai mengeksekusi platform atau proyek WTE dengan fokus pada beberapa kota besar terlebih dulu.

"Pada akhirnya kita akan coba lihat terutama kota-kota yang bisa menghasilkan sampah 1.000 ton per hari," kata Stefanus.

Menurut dia, Danantara berharap dapat bergerak cepat dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, PLN serta investor swasta nasional maupun global dalam rangka mengatasi isu sampah di berbagai kota ini.

"Kolaborasi itu penting, dan ini adalah salah satu contoh nyata proyek atau program dari Danantara dalam berinvestasi yang ada kaitannya erat dengan green environment (keberlanjutan lingkungan)," kata Stefanus.

WTE telah diadopsi oleh banyak kota dan negara lain sebagai solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penanganan sampah melalui skema hulu seperti tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS-3R) dan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), serta hilir seperti Waste to Energy (WTE) dan Refuse-derived Fuel (RDF), dengan melibatkan pemerintah daerah sesuai UU Nomor 18 Tahun 2008.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan strategi telah disusun bersama, sedangkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut 33 tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi fokus konversi sampah menjadi energi.

Sementara itu, Menteri Investasi Rosan Roeslani menambahkan Danantara siap berinvestasi bersama swasta dalam proyek WTE, memperkuat kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk penyelesaian persoalan sampah nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.