Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopdes Merah Putih Didorong untuk Miliki Unit Usaha

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kopdes Merah Putih Didorong untuk Miliki Unit Usaha Doc: istimewa
Ket. Ferry Juliantono Menteri Koperasi - Kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan yang ada di desa-desa ini akan kami buka.

Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa pada awal masa jabatannya akan memprioritaskan program kerja yang mendorong agar setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki unit usaha. Ferry menyebutkan akan fokus pada enam unit usaha utama untuk operasional Kopdes Merah Putih, yaitu toko, apotek, klinik, gudang, logistik, dan usaha simpan pinjam.

“Selain itu, ada juga kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan yang ada di desa-desa ini akan kami buka,” kata Ferry, setelah acara serah terima jabatan menteri koperasi, di Jakarta, Selasa (9/9).

Seperti dikutip dari Antara, Ferry memastikan plafon dana sebesar 3 miliar rupiah untuk setiap koperasi desa akan segera bisa dicairkan. Namun, ia menekankan pentingnya sosialisasi intensif bagi pengurus koperasi desa agar mereka memahami prosedur dan tata cara pencairan dana.

Ferry menambahkan, Kopdes Merah Putih juga akan dijadikan sebagai proyek strategis nasional. Status ini akan diperkuat dengan penyesuaian Undang-Undang Perkoperasian yang akan memasukkan bab dan pasal khusus tentang KDKMP, mengubah namanya menjadi Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional.

Dengan payung hukum yang lebih kuat dan data desa yang akurat, Ferry meyakini KDKMP bisa menjadi alat untuk menyelesaikan masalah ekonomi di desa maupun perkotaan, serta membuka lapangan kerja bagi kaum muda.

Berdasarkan data terbaru per 9 September 2025, sudah ada 81.500 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terbentuk. Dari jumlah tersebut, 8.732 koperasi sudah memiliki setidaknya satu gerai usaha, seperti gerai sembako, apotek, atau unit usaha simpan pinjam.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Ferry Juliantono sebagai menteri koperasi yang baru dalam Kabinet Merah Putih, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/9), menggantikan Budi Arie Setiadi.

Ferry memiliki rekam jejak di berbagai organisasi, terutama di sektor koperasi. Sejak 2019, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Sekretaris Dewan Pengurus Induk Koperasi Unit Desa (INDUK KUD) sejak 2018.

Ia juga aktif sebagai Ketua Dewan Pengawas Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Ketua Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran, dan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Syarikat Islam. Saat ini, Ferry juga merupakan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.

Ekonomi Sirkular

Pada kesempatan lain, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan tengah mendorong pengadaan TPS Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai bagian dari implementasi ekonomi sirkular dengan berkolaborasi bersama Kopdes Merah Putih.

"TPS3R ini tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle ini yang kira-kira ada di level kecamatan. Untuk itu maka harus dibangun sirkular ekonominya. Sehingga pendanaannya kami akan kolaborasi dengan teman-teman Koperasi Merah Putih," kata Hanif.

"Harapan kami ini menjadi salah satu unit usaha dari Koperasi Merah Putih," tambahnya.

Kolaborasi itu didorong, kata Hanif, mengingat Kopdes Merah Putih memiliki akses pendanaan melalui bank-bank yang bergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.