Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Cianjur Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Curug Ngebul

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 16:40 WIB | Oleh:
BPBD Cianjur Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Curug Ngebul Doc: istimewa
Ket. Longsor melanda obyek wisata Curug Ngebul di Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat, sehingga wisata air terjun tersebut ditutup sementara selama proses pembersihan material longsoran.

Cianjur -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama masyarakat berupaya melakukan pembersihan material longsor yang menutup sebagian besar obyek wisata Curug Ngebul di Kecamatan Pagelaran pada Senin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Senin, mengatakan tim gabungan juga tengah mengkaji potensi longsor susulan yang dapat terjadi setiap saat, sehingga pembersihan material longsor dilakukan secara manual dengan kehati-hatian.

“Obyek wisata ditutup sementara, kami melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta relawan setempat dibantu masyarakat membersihkan material longsoran yang menutup sebagian besar obyek wisata air terjun," katanya.

Tim BPBD melakukan kajian untuk memastikan kerawanan tebing yang longsor karena cuaca di wilayah selatan Cianjur masih ekstrem, dimana curah hujan tinggi saat petang hingga malam, sehingga potensi longsor susulan dapat terjadi setiap saat, terutama saat hujan turun.

"Kami juga menempatkan relawan guna melakukan pengawasan, pemantauan, dan pelaporan situasi terkini di wilayah kerjanya masing-masing, sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.

Camat Pagelaran Reki Nopendi mengatakan saat ini proses pembersihan material longsor yang menutup sebagian besar obyek wisata Curug Ngebul cukup terkendala karena lumpur bercampur batu berbagai ukuran serta masih banyak batu berjatuhan dari atas tebing.

Sehingga upaya pembersihan material longsor dilakukan dengan sangat hati-hati, kata dia, dimana tim gabungan, termasuk masyarakat, diminta meningkatkan kewaspadaan saat berada di lokasi serta menghentikan kegiatan ketika cuaca kembali turun hujan.

"Saat longsor terjadi tidak ada korban jiwa, namun sejumlah fasilitas penunjang di obyek wisata hilang tertimbun longsor seperti kamar mandi dan mushola serta pondok untuk beristirahat pengunjung," katanya.

Untuk sementara wisata Curug Ngebul ditutup hingga pembersihan material tuntas dilakukan dan tebing dipastikan aman ketika kembali dibuka."Saat ini kita fokus pembersihan material longsor, sehingga obyek wisata ditutup sementara," kata Reki Nopendi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.