Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usung 17+8 Tuntutan Rakyat, BEM UI Demo di Depan Gedung DPR Siang Ini

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 09:49 WIB | Oleh:
Usung 17+8 Tuntutan Rakyat, BEM UI Demo di Depan Gedung DPR Siang Ini Doc: Antara
Ket. Arsip - Ratusan mahasiswa dari BEM UI berunjukrasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta hari ini, Selasa (9/9) pukul 13.00.

Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025 Bima Surya mengatakan, pihaknya mengundang aliansi ojek online serta berbagai BEM kampus lain untuk bergabung dalam aksi bertema #RakyatTagihJanji. 

Ia mengatakan, aksi demo hari ini akan berfokus pada 17+8 Tuntutan Rakyat yang disusun berdasarkan kajian akademis dari seluruh fakultas di UI. 

“Utamanya di 17 tuntutan dengan landasan kajian akademis yang memadai, kami sudah membagi tiap fakultas dalam pengerjaan kajian tersebut,” kata Bima seperti dikutip dari Kompas.com. Hasil kajian tersebut akan diserahkan ke DPR hari ini.

Adapun 17+8 Tuntutan Rakyat merupakan rangkuman dari kritik masyarakat yang ramai disuarakan di media sosial dan di lapangan.

Tuntutan ini lahir dari suara warga yang muncul melalui kolom komentar dan Instagram Story para penggagas termasuk influencer Abigail Muria, Jerome Polin, Salsa Erwina, dan Cheryl Marella. Kemudian, tuntutan diunggah di Change.org, ditambahkan dengan tuntutan dalam aksi demo buruh 28 Agustus serta pernyataan sikap Center for Environmental Law & Climate Justice Universitas Indonesia.

Berikut 17 Tuntutan Rakyat yang harus ditanggapi hingga 5 September 2025.

1.Bentuk tim investigasi independen terkait kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan korban kekerasan lain dalam aksi 28-30 Agustus.

2.Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan ke barak.

3.Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan, tanpa kriminalisasi.

4.Tangkap dan adili aparat yang melakukan kekerasan secara transparan.

5.Hentikan kekerasan oleh polisi, taati SOP pengendalian massa.

6.Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR dan batalkan fasilitas baru.

7.Publikasikan transparansi anggaran DPR secara proaktif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.